background img

2.500 SANTRI DIVAKSIN

3 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Semua pihak bahu membahu untuk ikut terlibat secara aktif menangani pandemi Covid-19. Program vaksinasi yang telah berjalan untuk menciptakan herd immunity juga bukan hanya didorong oleh pemerintah tapi direspon secara aktif oleh sejumlah instansi. Salah satunya Badan Intelijen Negara (BIN).

Selasa pagi, 31Agustus 2021, BIN Kaltim menggelar vaksinasi dengan sasaran para santri dan masyarakat umum. Pelaksanaannya dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo lewat teleconference.

Total kuota yang disiapkan sebanyak 5.000 dosis. Masing-masing 2.500 untuk santri dan 2.500 dosis untuk masyarakat dengan mekanisme door to door.

Untuk vaksinasi santri, BIN bekerjasama dengan Pondok Pesantren Hidayatullah di Balikpapan Timur. “Ada 2.500 dosis yang kami siapkan untuk santri di Balikpapan. Selain santri Hidayatullah, vaksinasi juga diikuti santri dari pesantren lain,” kata Kepala BIN Daerah Kaltim Brigjen Danni Koswara.

Danni menambahkan, vaksinasi kali ini memang difokuskan di Kota Balikpapan karena sebagai pintu masuk pendatang ke wilayah Kaltim. “Hampir 90 persen pendatang masuk lewat Balikpapan. Tentu jadi potensi besar penularan, sehingga perlu dibentuk herd immunity di lingkungan,” ungkapnya.

Ketua Pesantren Hidayatullah Balikpapan Hamzah Akbar mengatakan, ada sekitar seribu santrinya yang jadi peserta dalam kegiatan vaksinasi ini. “Ada juga santri dari Pesantren Al Banjari dan Assyfa yang juga ikut di sini,” ucapnya.
Hamzah berharap dengan vaksinasi santri maupun pelajar ini bisa mendukung rencana pembelajaran tatap muka (PTM).

“Semoga ini bisa membentuk herd immunity, sehingga kegiatan belajar dan ibadah di pesantren bisa kembali normal,” tandasnya.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *