background img

193 CAFE DAN THM DITERTIBKAN

1 year ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan menutup paksa operasional cafe dan tempat hiburan malam (THM) karena ditemukan melanggar aturan pembatasan jam malam.

Jumlahnya hingga 193.

“Kita datangi usahanya untuk ditutup, karena sudah melewati waktu jam malam. Ada juga yang sempat berdebat, namun akhirnya tutup juga,” kata Kepala Bidang Keamanan dan Penegakan Hukum Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan Zulkifli dalam jumpa pers di Halaman Kantor Wali Kota Balikpapan, Senin (5/10).

Menurutnya, 193 usaha yang tertibkan tersebut merupakan hasil razia yang dilakukan oleh Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Balikpapan sejak mulai diberlakukan aturan jam malam pada 7 September 2020 hingga 5 Oktober 2020
Sebagian besar pelaku usaha yang ditertibkan bergerak di bidang usaha cafe dan tempat hiburan malam.

Mereka sebagian besar terbukti melanggar aturan jam malam, sehingga berpotensi menimbulkan kerumunan orang.

“Sesuai dengan Perwali ada 4 sanksi pertama secara tertulis, lisan, masker atau dengan denda sebesar Rp250 ribu,” jelasnya.

Ia menegaskan, pihaknya akan memanggil sedikitnya 3 pemilik tempat hiburan malam untuk dimintai keterangan, karena telah beberapa kali melanggar aturan jam malam.
“Kalau cafe (THM) itu Rp250 ribu, dan kalau dilakukan berulang-ulang akan dipanggil untuk ditanyakan kenapa berulang?
Kalau alasannya tidak bisa diterima, kita teruskan penindakan,” jelasnya.
Ketiga THM yang melanggar jam operasional itu ada di wilayah Kecamatan Balikpapan Kota.

(MAULANA/KFPM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *