background img

1,4 M UNTUK BONUS ATLET DI PON PAPUA

2 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Kontingen Kota Balikpapan yang diberangkatkan ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua akan diberikan bonus. Anggaran sudah disiapkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud didampingi Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Doortje Marpaung usai pelepasan kontingen di halaman Kantor Wali Kota Balikpapan, Kamis (23/9).

“Sudah ada kita siapkan (bonus) kepada mereka yang berprestasi. Kita sesuaikan dengan Provinsi dan yang jelas tidak boleh melebihi Provinsi,” kata Rahmad kepada Wartawan.

Total anggaran yang disiapkan, lanjut orang nomor satu di lingkungan Pemkot Balikpapan itu, kurang lebih Rp 1,4 miliar. Namun ia tak merinci berapa besaran bonus yang akan diberikan kepada tiap atlet yang berprestasi. “Yang jelas bonus itu ada, ditambah dari KONI,” ungkapnya.
Selain bonus, Rahmad juga memberikan tawaran kepada atlet yang bisa meraih medali untuk bekerja di Perusda yang dimiliki Kota Minyak -sebutan Balikpapan.

“Minimal di Perusda Manuntung, PDAM Tirta Manggar, atau bisa kita rekomendasikan menjadi Naban di lingkungan Pemkot. Ini salah satu bagian dari komitmen Pemkot Balikpapan untuk mendukung penuh atlet berprestasi,” tuturnya.
Rahmad juga berpesan kepada para atlet untuk selalu menjaga nama baik Kaltim khususnya Kota Balikpapan dengan menunjukkan sportivitas dalam setiap pertandingan.

“Jadi bukan semata-mata untuk mencari juara, tapi bagaimana sportivitas yang dilakukan mencerminkan karakter dari seseorang. Kalau juara caranya tidak benar, itukan tidak sesuai dengan slogan kota Balikpapan sebagian Kota Beriman,” ucapnya.

Ketua harian KONI Balikpapan Muslimin menambahkan, dalam ajang bergengsi ini Kota Balikpapan mengirimkan 66 atlet dan pelatih. Mereka siap berjuang dan mempertahankan harga diri Kaltim, khususnya Kota Balikpapan.
“KONI berharap agar atlet dan simpatisan olahraga bisa mendapat dukungan dari pemerintah untuk berjuang di Papua,” tandasnya.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *