background img

12 RIBU WARGA TERIMA BLT MINYAK GORENG DAN BANSOS SEMBAKO

1 month ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Sebanyak 12.185 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kota Balikpapan menerima bantuan langsung tunai atau BLT minyak goreng.
Bantuan ini dicairkan bersamaan dengan penyerahan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau kartu sembako Program Keluarga Harapan (PKH).
Wendy Nugroho, EGM Kantor Pos Cabang Utama Balikpapan mengatakan bahwa untuk hari ini, pihaknya menyalurkan untuk dua kelurahan yakni 110 keluarga dari Kelurahan Prapatan dan kelurahan 167 keluarga dari Kelurahan Telaga Sari. “Setelah hari ini, kita akan melakukan penyaluran di beberapa titik. Yang akan dilangsungkan hingga hari Jumat nanti.Total alokasi untuk kota Balikpapan itu sebanyak 12.185 KPM (keluarga penerima manfaat),”kata Wendy ketika diwawancarai wartawan di Kantor Pos Balikpapan, Selasa (12/4).
Untuk besaran yang disalurkan, ia menjelaskan terdiri dari 2 bantuan, yang pertama adalah program bantuan sembako untuk bulan Mei dengan nilai Rp200.000, dan BLT minyak goreng sebesar Rp100.000 per bulan yang dibayarkan langsung 3 bulan jadi Rp300.000. Dengan jumlah tersebut maka KPM akan menerima sebesar Rp500.000 secara tunai.
Ia menargetkan penyaluran bantuan ini dapat tersalurkan pada 15 April 2022 ini, lebih cepat dari target nasional 20 April 2022.
“Target 15 April selesai, target pusat 20 April, jadi masih ada waktu 5 hari mengakomodir sisanya. Syarat yang diberlakukan untuk penyaluran bantuan ini sama seperti sebelumnya, artinya datang sesuai undangan yang dibagikan, kemudian membawa KTP asli, kalau diwakilkan oleh keluarganya harus membawa KK asli juga, sebagai bahan verifikasi,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud yang hadir dalam kegiatan ini berharap bantuan yang diberikan ini bisa membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, khususnya di tengah-tengah situasi di mana sejumlah kebutuhan pokok harganya mulai naik.
“Tentunya saya berharap agar dana BLT yang diterima ini dapat dikelola dengan baik dan secara bijak, dengan memprioritaskan kebutuhan yang sangat penting, syukur-syukur apabila bisa digunakan untuk hal-hal yang produktif dan dapat membantu untuk membangun kemandirian,” imbaunya.
(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.