background img

11 PENDEMO DIAMANKAN

1 year ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Massa aksi unjuk rasa penolakan Undang-Undang Cipta Kerja di depan Gedung DPRD Balikpapan, Kamis (8/10) akhirnya membubarkan diri sekira pukul 17.30 Wita.

Itu setelah para perwakilan massa aksi melakukan mediasi dengan Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Turmudi untuk mencari jalan terbaik.

Menurut Turmudi, kegiatan aksi unjuk rasa tersebut berlangsung cukup alot.

Pada prinsipnya pihak kepolisian tidak menginginkan massa aksi disusupi oleh kelompok-kelompok yang menginginkan perpecahan atau keos di lapangan.

“Sehingga kita upaya pengamanan kepada mereka maksimal. Makanya ketika tadi sudah mulai memanas kami bubarkan,” kata Turmudi.

Berjalannya aksi, lanjut Turmudi, sudah tidak benar. Pertama sudah mulai ada pengrusakan, serta orasi-orasi yang sudah kurang pantas untuk didengar oleh masyarakat umum dan kurang mendidik.

“Yang ke tiga protokol kesehatan rata-rata tidak terpenuhi. Sehingga kita lakukan upaya pembubaran,” ungkapnya.

Ditanya soal massa aksi yang hilang, Turmudi mengaku belum mendapat laporan. Namun, yang diamankan ada sebanyak 11 orang.

“Yang hilang kami belum dapat laporan. Yang diamankan di Polda ada 11 orang. Kita nego dengan massa aksi mencari jalan terbaik. Termasuk yang di rumah sakit kita akan cek satu-satu,” ucapnya.

Turmudi juga mengaku jika ada anggota yang terluka saat aksi pelemparan oleh massa. “Ada empat anggota kami yang luka-luka. Ada yang kena lempar bagian plipisnya. Kebetulan pas ngelindungi saya,” tandasnya.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *