background img

WARGA RESAH, MINTA POLISI ATASI BALAPAN LIAR

3 years ago written by

Balikpapan – Warga Kelurahan Gunung Sari, Balikpapan Tengah, khususnya yang berdomisili di seputaran jalan Ahmad Yani mulai resah dengan ajang balapan liar di kawasan tersebut, yang berlangsung malam hingga dinihari setiap akhir pekan.

Aktivitas ilegal ini tak hanya meresahkan para pengendara yang melintas di jalan Ahmad Yani, namun juga warga pengguna jalan lainnya. Selain berbahaya bagi warga lain, suara bising knalpot yang muncul dari aksi brutal itu kerap mengganggu masyarakat sekitar yang sedang beristirahat.

“Saat malam Minggu (Sabtu, 27/5) lalu mereka balapan lagi, dan kita nggak bisa tidur karena suara knalpotnya keras banget. Dan itu sangat mengganggu. Akhirnya saya dan anak saya bersama beberapa warga lain terpaksa membubarkan balapan itu secara paksa. Tapi habis kita bubarkan, dua jam kemudian mereka kembali, dan balapan lagi. Pokoknya hampir setiap malam Minggu dan Rabu gaul mereka balapan,” keluh Bakri, warga RT 44 Kelurahan Gunung Sari Ilir.

Dia berharap, pihak kepolisian Polres Balikpapan melalui Satlantas, dapat menertibkan kegiatan yang sangat mengganggu waktu istirahat di malam hari itu. Lebih lanjut, pihak kelurahan berencana akan mengumpulkan pihak terkait untuk mencari solusi terhadap adanya aktivitas negatif itu.

“Kami akan mengundang beberapa pihak antara lain kepolisian dan Satpol PP dan para Ketua RT Kelurahan Gunung Sari Ilir. Nanti ada juga Dinas Sosial karena ada yang bilang mereka banyak anak-anak putus sekolah. Itu juga untuk menjaga agar jangan sampai warga main hakim sendiri pada mereka,” ujar Lurah Gunung Sari Ilir Suparli saat ditemui KPFM di kantornya, jalan Ahmad Yani, Jumat (2/6).

Balapan liar yang dilakukan di kawasan jalan Ahmad Yani itu sering menggunakan ruas jalan mulai dari depan Rumah Sakit Restu Ibu hingga depan Warung Kuin Abdhu. Biasanya, kebut-kebutan itu mulai berlangsung pukul 23.00 Wita hingga 03.00 Wita. (ARIYANSYAH/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *