background img

WARGA PERLU OLAH SAMPAH MANDIRI

4 years ago written by

Balikpapan – Meningkatnya volume sampah di Balikpapan yang sudah mencapai 411 ton/hari hingga Agustus, menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan pemerintah. Terlebih saat hujan melanda Balikpapan, sampah menjadi salah satu penyebab banjir.

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Kebersihan DKPP Balikpapan Susarno mengimbau warga untuk mengelola sampah sendiri, mengingat volume sampah yang mampu diangkut oleh DKPP jumlahnya lebih kecil dibanding sampah yang diproduksi oleh masyarakat.

Saat ditemui KPFM di kantornya Rabu (9/11) Susarno mengatakan, sebaiknya masyarakat mengubah pola pikirnya untuk tidak membuang sampah, tetapi mengolah sampah. Sudah beberapa kali sosialisasi tentang itu, tetapi hasilnya tidak memuaskan.

Susarno mengimbau, sebelum mengolah sampah, masyarakat harus bisa memilah mana yang organik, dan mana anorganik. Kemudian dibagi lagi menjadi sampah anorganik yang bisa diolah, dan tidak bisa diolah. Setelah itu, membuat komposter dan lubang biopori. “Yang sudah saya lakukan di rumah adalah membuat lubang biopori dari paralon 4 senti. Jadi, sampah sisa makanan yang mengandung air dibuang ke paralon yang sudah ditanam sedalam 50 meter, lalu atasnya ditutup agar baunya tidak mengakibatkan polusi udara. Sisa makanan akan terurai dan hasilnya bisa menyuburkan tanah,” jelas Susarno yang juga memasang komposter di rumahnya.

Menurutnya, jika masyarakat bisa mengolah sampah dengan baik, maka lingkungan juga akan asri dan menghasilkan banyak manfaat. (RARA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *