background img

WARGA DEKAT KILANG SEMPAT PANIK

1 year ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Kebakaran yang terjadi di kawasan  kilang Pertamina RU V Balikpapan, Kamis (15/08) pagi sempat membuat warga panik. Khususnya yang bermukim di sekitar kawasan tersebut. Sejumlah warga yang panik sempat mengungsi karena lokasi kebakaran berdekatan dengan pemukiman warga.

Mia, salah seorang warga mengaku sempat panik ketika melihat kepulan asap yang berasal dari kilang Pertamina, sekira pukul 09.30 Wita. Ia mengaku berdasarkan arahan dari pengurus RT, warga diimbau untuk tidak berada dalam rumah pada saat kejadian berlangsung.

“Warga disuruh keluar, tidak boleh di dalam rumah. Kita  dikumpulkan di salah satu masjid yang ada di kawasan tersebut, sambil menunggu situasi aman,” kata Mia saat diwawancarai KPFM.

Warga lainnya, Edi yang tinggal RT 38 mengakui sempat berkemas ketika melihat kejadian tersebut. Ia menjelaskan, api sempat padam setelah dilakukan pemadaman dan menyala lagi. Api baru benar-benar bisa dipadam pada pukul 12.00 Wita. “Sempat padam, baru nyala lagi. Kami sempat berkemas,” akunya.

Diberitakan sebelumnya, Humas Pertamina Kalimantan, Heppy Wulansari membenarkan peristiwa ini. Ia menyebut, kebakaran terjadi di salah satu pipa di dalam area kilang RU V Balikpapan. “Pipa di RU V terbakar. Pertamina sigap melakukan pemadaman,” kata Heppy dalam pesan WhatsApp yang diterima KPFM, Kamis (15/8).

Dalam pesan yang dikirim sekira pukul 10.40 Wita tersebut, Heppy mengatakan percikan api diduga muncul sekitar pukul 9.30 Wita saat dilakukan perbaikan pipa. “Jadi saat sedang perbaikan pipa, ada percikan api,” ujarnya.

Hingga saat ini, lanjut dia, pemadaman api terus dilakukan oleh Pertamina RU V dengan menggunakan media foam dan air dengan mengerahkan empat unit Damkar dan satu unit trailer foam.

“Untuk saat ini lokasi api sudah dilokalisir dan jalur api utama berhasil dipadamkan. Kemudian masih belum diperlukan evakuasi dan pemadaman bisa ditanggulangi oleh Pertamina,” ungkapnya.

Adapun penyebab kebakaran masih menunggu hasil investigasi oleh tim internal Pertamina. “Masih akan dilakukan investigasi,” tandasnya. (FREDY JANU/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *