background img

TOL BALIKPAPAN-PPU SEGERA DILELANG

2 months ago written by

Foto : Walikota Balikpapan, Rizal Effendi.

KPFM BALIKPAPAN – Pembangunan Jembatan Tol Teluk Balikpapan yang akan menghubungkan Kota Balikpapan dengan wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tidak lama lagi akan terealisasi. Hal ini untuk mendukung rencana pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Berdasarkan informasi, proyek dengan nilai investasi mencapai Rp 2 triliun itu akan segera dilelang. Ini dibenarkan oleh Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi saat diwawancarai awak media, Rabu (25/9). “Kemarin kami sempat mampir, rencana akan segera dilelang,” kata Rizal kepada wartawan.

Rencana lelang ini merupakan bukti keseriusan Pemerintah Pusat untuk merealisasikan mega proyek jembatan tol Balikpapan-Penajam tersebut. Tidak lain adalah untuk mendukung rencana pemindahan IKN.

Namun, rencana pembangunan proyek tersebut belakangan menimbulkan protes dari sejumlah pengusaha perkapalan. Mereka menilai, ketinggian yang disepakati oleh Kementerian Perhubungan yakni 50 meter dari permukaan laut (MDPL), tidak mendukung untuk aktivitas kapal berukuran yang lebih besar.

Soal ini, Rizal menjelaskan, jika Pemkot bersama dengan Dinas Perhubungan telah menyampaikan protes yang disampaikan para pengusaha kepada Kementerian Perhubungan.

Namun, keputusan untuk merubah detail rencana pembangunan jembatan tol Balikpapan – Penajam yang sudah dibuat sepenuhnya merupakan wewenang Kementerian Perhubungan.

“Kemarin sudah dilaporkan kepada Menteri Perhubungan. Kami sampaikan bahwa masyarakat pelabuhan protes dengan tinggi yang ditetapkan, karena dinilai masih kurang. Kita tunggu saja keputusan menteri,” ujarnya.

Menurut Rizal, Kementerian Perhubungan tentu telah memiliki kajian yang matang untuk menentukan tinggi standar yang akan diberlakukan dalam rencana pembangunan jembatan tol tersebut.

“Saya kira Kementerian Perhubungan sudah melakukan kajian terkait hal tersebut, karena di dalam Kementerian Perhubungan sudah ada Dirjen Laut, Dirjen Udara dan Dirjen Darat. Jadi kita percayakan saja kepada menteri,” ucapnya. (FREDY JANU/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *