background img

TIM SABER PUNGLI BELUM MAKSIMAL

3 years ago written by

Balikpapan – Kinerja Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) di wilayah Kaltim dan Kaltara dinilai belum maksimal selama berjalan satu tahun ini. Hal inilah yang menjadi salah satu pembahasan pada Rapat Koordinasi Tim Saber Pungli di Hotel Grand Tjokro Balikpapan, Jumat (22/12).

“Hasil evaluasi tim Saber Pungli belum maksimal dalam bekerja. Karena banyak sekali kendalanya,” kata Ketua Tim Saber Pungli Kota Balikpapan Kompol Yolanda E Sebayang kepada KPFM, Sabtu (23/12).
Dibeberkan Yolanda, kurang maksimalnya kinerja tim tersebut karena beberapa hal, salah satu di antaranya adalah struktural kepengurusan dan anggota tim yang diisi berbagai instansi. Sehingga, kesibukan pada instansi masing-masing membuat koordinasi di antara sesama anggota tak berjalan masif.

“Tim Saber Pungli ini kan terdiri dari banyak instansi. Nah, koordinasi anggota tim ini yang belum terbangun dengan baik. Bisa jadi karena kesibukan masing-masing. Harapannya pada koordinasi tersebut, setiap anggota harus menyisihkan waktu dari tugas utama di instansinya. Dan instruksinya, tahun 2018 nanti kami harus perbanyak koordinasi,” kata Polwan yang menjabat sebagai Wakapolres Balikpapan ini.

Sementara di Balikpapan, sambung Yolanda, antusias masyarakat untuk melaporkan hal-hal yang sifatnya pungutan masih minim. Padahal, peran masyarakat untuk memberantas pungli sangatlah besar.

“Masyarakat nggak terlalu aktif. Dari outline yang kami buka, jarang ada laporan ke kami. Malahan informasi yang kami dapat hanya dari kabar tak resmi,” keluhnya.

Dia berharap, di tahun 2018 nanti masyarakat lebih antusias untuk melaporkan ke pihaknya melalui nomor telepon selulernya 081213933888.

Untuk diketahui, rapat koordinasi tersebut secara umum membahas evaluasi kinerja seluruh Tim Saber Pungli di wilayah Kaltim dan Kaltara serta target Tim Saber Pungli di tahun 2018.

Yolanda menyebut, tahun 2018 nanti pihaknya akan fokus pada program yang sifatnya penindakan dibanding sosialisasi, seperti yang dilakukan selama 2017. Pihaknya juga telah mengajukan anggaran ke Pemkot Balikpapan berkaitan program yang fokus pada penindakan tersebut.

“Tidak ada anggaran penindakan, sehingga kasus yang ada masuk pada kegiatan rutin Polri. Selama ini ada 10 kasus pungli, tapi tidak masuk ke laporan tim, melainkan masuk ke Kepolisian, karena itu juga memang tugas Polisi,” ujarnya.

Untuk diketahui, struktur tim Saber Pungli Balikpapan berjumlah sekitar 50 orang yang membawahi unit kerja masing-masing struktural. Tim terdiri dari berbagai unsur, seperti Kepolisian, Pemkot, TNI dan Kejaksaan. Tim ini baru disahkan Desember 2016 lalu. (ARIYANSYAH/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *