background img

Tim HS Tunjuk Pengacara Jakarta

5 years ago written by
Upaya hukum tim sukses pasangan calon wali kota Heru Bambang dan wakil wali kota Balikpapan Sirajudin Machmud (HS) terus berlanjut. Hari ini (22/12), seluruh berkas pendaftaran akan diserahkan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Tim sukses juga sudah menunjuk tim pendamping hukum yang berisi lima pengacara asal Jakarta.
Ketua Tim Pemenangan HS, Syukri Wahid menjelaskan, yang digugat adalah hasil pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Balikpapan, karena adanya dugaan politik uang. “Faktanya, MK juga membuka untuk gugatan pelanggaran pemilu. Bukan lagi soal PHP (perselisihan hasil pemilu),” terangnya.
Kalau menempuh jalur PHP, sudah pasti gugatan itu tidak akan diterima. Sebab, syarat yang tertuang dalam UU Pemilu, untuk jumlah penduduk antara 500 ribu sampai 1 juta, selisih perolehan suara maksimal adalah 1 persen.
“Sekarang ‘kan panwaslu juga menemukan temuan. Tapi, kalau itu dilanjutkan ke Gakkumdu, jadinya hanya pidana murni. Nah, apakah bisa dimasukkan ke pilkada, itu bisa. Tinggal bagaimana dalam sidang diuji saja. Tapi tentu ini domainnya lebih di tim hukum kami bukan tim sukses. Artinya ini hak bagi setiap kandidat untuk menempuh keadilan,” paparnya.
Saat ini, tim pendamping hukum sudah berada di Jakarta. Dari lima kuasa hukum, salah satunya bernama Yusuf Saimi. Mereka mempersiapkan berkas-berkas yang diperlukan, karena paling lambat penyerahan berkas adalah hari ini. Kemudian ada waktu sampai 4 Januari untuk perbaikan berkas sebelum sidang pada 7 Januari.
Syukri menambahkan, sebelumnya tim hukum juga sudah melakukan pendalaman atas data-data yang diberikan tim sukses. Mereka kemudian meminta tim sukses menyediakan 1.300 saksi dari pasangan calon nomor tiga ini untuk dilakukan pendalaman. Dari situ tim sukses berhasil mendatangkan 800 saksi.
“Jadi, barang bukti apa yang ditemukan kami juga tidak tahu. Semua diserahkan pada tim hukum. Kami juga belum tahu berapa saksi yang harus dihadirkan dalam persidangan nanti,” jelasnya.
Sesuai tahapan Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Balikpapan, jika saja tak ada gugatan, maka penetapan hasil pleno perolehan suara pasangan calon akan dilakukan, Selasa (22/12) atau hari ini. Kemudian pelantikan wali kota dan wakil wali kota terpilih dijadwalkan 26-29 Desember.
Namun dengan adanya gugatan ini, penetapan tak bisa dilakukan karena harus menunggu putusan inkracht (berkekuatan hukum tetap), sehingga harus tertunda sekitar 40 hari.
(Kaltimpost.co.id)
Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *