background img

TIBA DI BALIKPAPAN, SATU ABK POSITIF

4 weeks ago written by

 

KPFM BALIKPAPAN – Kasus positif virus Corona atau Covid-19 di Kota Balikpapan terus bertambah dalam beberapa hari terakhir. Pada Jumat (5/6) total positif Covid-19 Kota Minyak -sebutan Kota Balikpapan- sudah berjumlah 72 orang, setelah adanya tambahan satu kasus.

Penambahan satu kasus tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kota Balikpapan saat penyampaian update terbaru wabah Corona di Balikpapan, Jumat (5/6) sore.

“Hari ini ada satu yang terkonfirmasi positif. Sehingga total pasien positif di Balikpapan menjadi 72. Yang dirawat naik satu juga menjadi 27. Pasien sembuh 43 dan yang meninggal dua orang,” kata Rizal kepada awak media.
Satu kasus baru ini merupakan seorang laki-laki berusia 27 tahun.

Yang bersangkutan merupakan Anak Buah Kapal (ABK). Ia diketahui positif setelah Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan bersama petugas Pelabuhan Semayang melakukan screening rapid test terhadap kapal yang masuk di Balikpapan.

“Tadi pagi, petugas kami melakukan screening pada salah satu kapal yang masuk di Pelabuhan Semayang, kerjasama dengan petugas Pelabuhan. Yang discreening rapid test ada 40 ABK, hasilnya satu yang reaktif,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan Andi Sri Juliarty.

ABK tersebut, lanjut wanita yang akrab disapa Dio itu, langsung dirujuk ke Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan untuk dilakukan Tes Cepat Molekuler (TCM) dan hasilnya menunjukan positif.

“Setelah reaktif itu, kami segera rujuk ke RSKD. Karena bertepatan pagi tadi ada proses pengambilan Swab TCM di RSKD. Dan hasilnya positif,” ungkapnya.

Dio menambahkan, untuk ke 39 ABK lainnya saat ini juga sedang dilakukan Swab massal untuk mengetahui apakah positif atau tidak. “Ada 39 sisanya sore ini diswab massal. Dibantu oleh TCM Dinas Kesehatan Provinsi,” ucapnya.

Sementara, untuk penumpang yang berada dalam kapal tersebut, diakui Dio, tidak dilakukan Swab. Karena mereka tidak bersentuhan langsung dengan ABK. “Penumpang ada 43 dan spoir serta knek ada 45. Total ada 128 orang di atas kapal. Tapi yang di Swab hanya ABK,” tandasnya.

Selain kasus positif, penambahan juga terjadi pada Kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Yakni, dari 230 menjadi 233. Bertambah sebanyak tiga kasus.

Kemudian, Orang Tanpa Gejala (OTG) juga terdapat penambahan sebanyak 13 orang. Dari 247 menjadi menjadi 260 orang. Serta Orang Dalam Pemantauan (ODP) bertambah empat orang dari 110 menjadi 114 orang.

Gugus Tugas juga sedang menunggu sebanyak sembilan spesimen yang sedang dalam perjalanan, serta 18 spresimen masih dalam pemeriksaan.Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *