background img

TELUR DAN AYAM HARUS DIJUAL PER KG

6 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Dinas Perdagangan Kota Balikpapan kembali mengingatkan pada pedagang maupun distributor agar membiasakan menjual daging ayam maupun telur menggunakan satuan kilogram (Kg). Ini menyusul masih ditemukannya sejumlah pedagang, terutama di pasar tradisional yang menggunakan satuan ekor dan butir.

Plt Dinas Perdagangan, Arzaedi Rachman menyampaikan itu saat diwawancarai wartawan, Jumat (17/5). Menurutnya, masalah aturan satuan Kg untuk telur dan ayam ini sudah disampaikan kepada para pedagang dan distributor. Itu melalui surat Kementerian Perdagangan dan surat imbauan Dinas Perdagangan Balikpapan.

“Aturan ini wajib dilakukan, dan seharusnya tidak ada lagi yang menjual telur dengan satuan butir dan ayam dengan satuan ekor. Kami dari Dinas Perdagangan sudah turun ke pasar untuk menyerahkan surat tersebut. Ternyata hasil komunikasi dengan pedagang yang juga disaksikan oleh kementerian perdagangan saat itu, menyatakan masih banyak distributor yang menjual dengan hitungan per butir,” katanya.

Dinas Perdagangan, lanjut Arzaedi, juga sudah mengumpulkan para distributor dan menyampaikan larangan menjual telur dengan satuan butir. Sampai saat ini masih dilakukan pemantauan di pasar-pasar untuk menyosialisasikan hal tersebut.

“Yang jelas sudah kami tekankan pada distributor, namun ternyata saat turun ke lapangan masih ada pedagang yang bilang distributor masih jual per butir. Selanjutnya masih akan terus kami sosialisasikan,” ujarnya.

Sesungguhnya apabila pedagang berhitung secara teliti, dirinya mengklaim penggunaan satuan kilogram malah lebih menguntungkan bagi pedagang dibanding per butir. “Makanya pedagang berhitung. Kebijakan pemerintah tidak mungkin merugikan pedagang,” ungkapnya.

Dirinya kembali menegaskan bahwa kebijakan yang diambil pro kepada pertumbuhan perekonomian, kemakmuran dan kesejahteraan. “Makanya kami minta untuk diikuti saja, karena ini juga sudah melalui kajian,” tandasnya. (FREDY JANU/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *