background img

TAKBIRAN KELILING DITIADAKAN

1 week ago written by

 

KPFM BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan mengeluarkan kebijakan untuk melarang kegiatan takbiran keliling malam Lebaran.
Kebijakan itu dilakukan berkaitan dengan upaya penanganan pandemi Covid-19 yang masih melanda Kota Balikpapan.

“Kita kan tidak memperkenankan adanya kegiatan yang berkerumun untuk mencegah penyebaran virus Corona,” kata Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi ketika diwawancarai wartawan.
Ia menyarankan agar masyarakat lebih baik berada di rumah saja, pada saat malam Lebaran untuk mendukung upaya pencegahan penyebaran virus Corona yang masih mewabah di Kota Balikpapan.

Hal itu dilakukan untuk menghindari adanya kerumunan masyarakat yang berpotensi meningkatkan penyebaran virus Corona.
Meski demikian, ia tidak melarang bagi pengurus masjid untuk mengumandangkan takbir saat malam Lebaran, selama tidak melibatkan banyak orang.

“Kalau di masjid atau musala boleh. Sepanjang tidak banyak, kalau di masjid satu, dua orang ya silahkan, kan sama saja seperti adzan,” ujarnya.
Ia mengimbau, meski jumlah pasien yang sembuh di Kota Balikpapan terus meningkat, pihaknya meminta agar masyarakat tetap disiplin menjalankan prosedur untuk melakukan upaya pencegahan penyebaran virus Corona, di antaranya dengan selalu menggunakan masker dan menghindari kerumunan orang.

“Meski sudah banyak yang sembuh, saya berharap masyarakat tetap disiplin dalam menerapkan prosedur pencegahan Covid-19,” imbaunya.
Berdasarkan laporan tingkat kewaspadaan Covid-19 di Kota Balikpapan hingga tanggal 21 Mei 2020, pukul 16.00 Wita, jumlah pasien yang terkonfirmasi positif di Kota Balikpapan tercatat mencapai 50 orang, 2 orang meninggal dunia dan 33 orang sudah dinyatakan sembuh, sehingga yang dirawat sebanyak 15 orang.(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *