background img

Sudah 32 Kasus Kekerasan Pada Anak Terus Meningkat

4 years ago written by

Balikpapan – Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) mencatat jumlah kekerasan seksual pada anak di wilayah hukum Balikpapan per September 2016 sebanyak 25 kasus. Jumlah ini terus meningkat lima tahun terakhir.

Tahun 2012 ada 2 kasus, tahun 2013 menjadi 8 kasus, lalu sebanyak 13 kasus terjadi pada tahun 2014 dan 26 kasus pada tahun 2015. Dari 32 kasus kekerasan pada anak hingga September ini, 25 kasus kekerasan seksual, 5 kasus kekerasan psikis dan 2 kasus kekerasan fisik disertai kekerasan psikis.

Kondisi yang memprihatinkan ini mengilhami Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Klandasan Ulu Balikpapan Kota untuk membentuk Komunitas Sayang Anak (KSA). Kelak bertugas mencegah terjadinya kekerasan pada anak, khususnya kekerasan seksual.

Pagi tadi (23/9) mereka mendapatkan pelatihan dan pembekalan seputar hal tersebut. Kegiatan sinergi P2TP2A itu berlangsung di aula rumah dinas Ketua DPRD Balikpapan, Jl. ARS Mohamad, diikuti anggota KSA, para ketua RT, dan ibu-ibu PKK.

Ketua LPM Klandasan Ulu Ida Prahastuti mengatakan, masalah kekerasan anak bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga harus melibatkan seluruh komponen masyarakat. Dengan adanya KSA diharapkan dapat memberikan pengetahuan para orang tua tentang pencegahan kejahatan yang dimaksud.

“Mereka akan sosialisasi ke masyarakat, door to door,” kata Ida yang juga Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan. Dengan begitu ruang kejahatan dan kekerasan kepada anak akan menjadi sempit, dan akan berefek pada penurunan kasusnya.

Materi pembekalan yang disampaikan pagi tadi tentang parenting, yaitu pentingnya perhatian orang tua kepada anak, dan bagaimana seharusnya perlakuan yang baik orang tua kepada anak.
Selain parenting, juga dipaparkan tentang pelayanan dan pemulihan. Materi ini menyangkut identifikasi awal dan cara menghadapi anak yang mengalami kekerasan seksual. (ARIYANSAH/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *