background img

STOK LPG DITINGKATKAN 6 PERSEN

1 year ago written by

Foto: General Manager Pertamina MOR VI Boy Frans memaparkan kesiapan pihaknya mengawal kelancaran distribusi BBM dan LPG jelang lebaran Idul Fitri.

KPFM BALIKPAPAN – Pertamina Marketing Operation Regional (MOR) VI meningkatkan stok LPG 3 kilogram dari konsumsi normal bulanan di Kalimantan. Ada pun peningkatan stok sebesar 6 persen, dari rata-rata konsumsi normal bulanan yaitu 31.320 metrik ton.

“Kita tingkatkan 6 persen, menjadi 33.120 metrik ton,” kata General Manager Pertamina MOR VI Boy Frans Lapian, Senin (27/5).

Puncak konsumsi LPG diprediksi terjadi setelah 10-14 hari Lebaran. “Kalau BBM puncak konsumsi diperkirakan H-7 sampai H-3 Lebaran. Kemudian untuk LPG, setelah kembalinya para pemudik. Sekitar H+10 sampai H+14 Lebaran,” jelasnya.

Upaya penguatan stok ini telah dilakukan sejak awal Mei dengan penambahan fakultatif dua tahap. Tahap I, dilakukan pada 3-15 Mei 2019. Tahap II mulai 15-31 Mei 2019.

“Penambahan alokasi fakultatif tahap I yaitu 1.186 metrik ton (395.360 tabung). Dan tahap II yaitu 1.126 metrik ton (375.200 tabung). Itu disalurkan ke 231 agen dan 8.061 pangkalan yang tersebar di Kalimantan,” terangnya.

Sementara untuk Kaltim, penambahan fakultatif pada tahap I mendapat 334 metrik ton (111.440 tabung). Tahap II sebanyak 338 metrik ton (112.560 tabung).

“Kami juga menyiapkan agen dan pangkalan siaga guna memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap LPG. Di Kalimantan, ada 231 agen PSO (Public Service Obligation) siaga, 829 pangkalan siaga, 72 agen NPSO (Non Public Service Obligation) siaga dan 263 sub agen NPSO siaga,” sebutnya.

Di Kaltim, Pertamina menyiagakan 52 agen PSO siaga, 228 pangkalan siaga, 20 agen NPSO siaga dan 79 sub agen NPSO siaga. “Dalam mengawal kelancaran distribusi BBM dan LPG, Pertamina juga membentuk satuan tugas (satgas), terhitung mulai 21 Mei 2019 sampai 21 Juli 2019,” pungkasnya. (ARIYANSAH/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *