background img

SKILL PENCAKER LEMAH, JMF TIDAK MAKSIMAL

4 years ago written by

Balikpapan – Hasil Job Market Fair (JMF) garapan Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Disnakersos) Agustus 2016 lalu ternyata tak maksimal. Pasalnya, dari sekitar 4 ribu pencari kerja (pencaker) yang mengikuti bursa tenaga kerja tersebut yang terserap hanya 158 orang . Hal ini disebut-sebut lantaran banyak skill dan mental pencaker yang lemah.

Berdasarkan hasil sementara pantauan Disnakersos, sejumlah pencaker yang terserap dunia usaha itu terinci SMA sebanyak 130 orang, Diploma ada 5 orang dan Sarjana tercatat 23 orang. Padahal, JMF yang diselenggarakan selama dua hari itu menyediakan 1.873 lowongan dari 394 jabatan yang tersebar di 90 perusahaan.

Kepala Disnakersos Tirta Dewi Kamis (6/10) mengatakan, saat ini pihaknya masih terus memantau ke seluruh perusahaan yang terlibat pada burss kerja tersebut untuk mendata jumlah pencaker yang terserap.  Namun di satu sisi, Tirta juga mengakui bahwa JMF kali ini tak maksimal. “Hasil JMF tidak seperti yang kita harapkan. Ada beberapa hal yang mengakibatkan JMF ini tidak maksimal, seperti kurangnya mental dan kemampuan (skill) para pencaker dalam menangkap peluang kerja yang tersedia,” katanya.

Tirta menjelaskan, pihaknya sempat mendapatkan keluhan dari sejumlah perusahaan, karena ada beberapa pencaker yang diterima, namun baru sehari kerja setelah itu tak ada kabar lagi.  Akan hal ini, Disnakersos siap mengevaluasi JMF. “Jika monitoring ke perusahaan selesai Desember nanti dan hasilnya tetap tak maksimal, maka kemungkinan tahun depan JMF tak akan dilaksanakan lagi,” ungkapnya. Hal ini juga berdasarkan pada hasil JMF yang belum sesuai harapan dalam dua tahun terakhir. (ARIYANSAH/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *