background img

SETAHUN BERSAMA RAHMAD, RIZAL MENGAKU KEDODORAN

4 years ago written by

Balikpapan – Rizal Effendi yang sudah kali kedua memimpin pemerintahan kota Balikpapan, merasakan pada periode bersama wakilnya Rahmad Mas’ud begitu berat. Penyebab utamanya tak lain adalah persoalan defisit anggaran.

“Sangat berat. Karena di saat saya dan pak Rahmad memimpin, kondisi keuangan sulit. Sehingga tidak gampang mengalokasikan anggaran yang sedikit itu. Karena itu kami merasa kedodoran, misalnya dalam hal penanganan banjir, jalan, dan penanganan masalah lain seperti fasilitas serta kepentingan umum lainnya,” kata Rizal saat ditemui KPFM pada pembukaan Safari Ramadhan di Rumah Jabatan Walikota Balikpapan jalan Syarifuddin Yoes, baru-baru ini.

Jika dibandingkan dengan periode kepemimpinan sebelumnya bersama Heru Bambang, satu tahun kepemimpinan bersama Rahmad Mas’ud inilah yang menurutnya paling berat untuk dijalani.

“Ini yang paling berat. Karena kondisi keuangannya sangat berat. Akibatnya, kami tidak bisa mengakomodasi visi misi yang sudah saya susun bersama pak Rahmad. Dan itu tidak gampang. Dulu pada saat lima tahun pertama saya memimpin, uangnya tersedia. Nah, sekarang uangnya tidak ada. Jadi tidak gampang menjalankannya,” imbuhnya.

Walaupun kondisi keuangan yang tertatih, Rizal bersama Rahmad tetap optimistis dalam menjalankan roda pemerintahan. Ada tiga hal yang akan menjadi prioritasnya dalam masa kerja tahun kedua.

“Tahun 2018 kita akan fokus pada penyelesaian persoalan banjir, pendidikan dan ketersediaan air di Kota Balikpapan,” ujar Rizal.

Seperti diketahui, masa kepemimpinan Walikota Rizal Effendi bersama Wakil Walikota Rahmad Mas’ud telah berjalan satu tahun, tepat pada tanggal 30 Mei 2017 lalu. (ARIYANSYAH/KPFM) ⁠⁠⁠⁠

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *