background img

SEPEKAN, 9 PENGEDAR SABU DIAMANKAN

1 week ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Peredaran kasus narkotika di wilayah Kota Balikpapan terbilang masih cukup tinggi.

Terbukti, hanya dalam sepekan sejak Kamis (6/2/) hingga Rabu (12/2), setidaknya ada sembilan orang pengedar narkotika jenis sabu yang berhasil diringkus jajaran Polresta Balikpapan melalui Sat Reskoba.

Meski barang bukti yang diamankan dari para tersangka tidak terbilang cukup banyak, yakni hanya 5,81 gram, namun peredaran barang haram tersebut di wilayah Kota Minyak –sebutan Balikpapan- tetap harus diwaspadai.

Plt Wakapolresta Balikpapan AKBP Siswanto Mukti menuturkan, adanya pengungkapan kasus ini membuktikan jika di wilayah hukum Polresta Balikpapan masih sangat tinggi peredaran narkobanya.

“Yang kita ungkap ini bukan bertambah penangkapannya, tapi berkurang pengedarnya. Sehingga harapan kami masyarakat dapat memberi informasi agar bisa meminimalisir peredaran narkoba di wilayah hukum Polresta Balikpapan,” kata AKBP Siswanto, Rabu (12/2).

Dari sembilan orang pengedar sabu ini, lanjut Siswanto, masih didominasi dari wilayah Balikpapan Barat (Balbar). Khususnya dari kawasan Gunung Bugis. “Memang masih banyak dari Barat, di Gunung Bugis,” ujarnya.

Ditanya soal asal barang haram tersebut, Siswanto menyebut, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan petugas, rata-rata barang haram ini didapat dari Kalimantan Utara. Kemudian sampai di Kota Samarinda, selanjutnya dipecah hingga ke Balikpapan bahkan ke Sulawesi.

“Asal barang rata-rata dari Kaltara, namun kita masih cari bandar besarnya. Jadi barang ini transit di Samarinda dan disebar hingga Balikpapan,” terangnya.

Yang menarik perhatian dalam pengungkapan sepekan ini adalah terlibatnya seorang Ibu Rumah Tangga (IRT), yang berperan sebagai otak peredaran barang haram tersebut.

Adalah D (40) warga Markoni yang diamankan di Jalan Jenderal Sudirman saat hendak bertransaksi dengan konsumennya beberapa waktu lalu.

“Ini ada seorang IRT. Dia pengedar yang mengendalikan keponakannya. Keponakannya ini pengedar juga. Bahkan suami dia, sudah ditangkap lebih dulu,” ucap Siswanto. (FREDY JANU/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *