background img

SEPEKAN, 20 PENGEDAR DICIDUK

1 week ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Jaringan pengedar dan pengguna narkoba jenis sabu-sabu berhasil diamankan jajaran Polresta Balikpapan. Dalam kurun waktu sepekan, sedikitnya 20 tersangka ditangkap di tempat berbeda.

Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Turmudi menyampaikan itu saat pres rilis kasus yang berhasil diungkap oleh Polresta Balikpapan selama kurun waktu satu Minggu, periode sembilan hingga 23 Maret 2020, Senin (23/3) malam.

“Malam ini saya akan riliskan pengungkapan kasus narkoba mulai dari tanggal sembilan sampai tanggal 23 Maret 2020. Jadi selama satu Minggu lebih ini kita ada ungkap sebanyak 18 kasus dengan tersangka sebanyak 20 orang,” kata Turmudi.
Dari keseluruhan kasus tersebut, lanjut Turmudi, total barang bukti yang berhasil diamankan sebanyak 25,25 gram. “Berat barang bukti secara keseluruhan ada 25,25 gram,” ujarnya.

Adapun kasus-kasus yang menonjol di antaranya, yang pertama pengungkapan kasus tanggal 10 Maret 2020. Dari penangkapan paket sabu kemasan plastik sebanyak 0,3 gram, yang kemudian dilakukan pengembangan dan mendapatkan pelaku lain dengan barang bukti seberat 6,3 gram.

“Jadi tolong dipahami, kenapa kita menangkap pelaku yang kecil hanya nol sekian gram, karena dari penangkapan yang nol koma itu kita akan mengembangkan dan mendapatkan pelaku yang lain yang lebih besar,” ungkap Turmudi.Kasus selanjutnya adalah dengan tersangka berinisial DPA. Diamankan dengan barang bukti satu paket sabu dengan berat 0,5 gram.

“Kemudian dilanjutkan pengungkapan dua paket sabu seberat 2,70 gram. Ini yang kita lakukan tindakan tegas terukur. Kita tembak di bagian yang bisa melumpuhkan,” akunya. Yang terakhir adalah pengungkapan yang dilakukan, Senin (23/3) sekitar pukul 13.00 Wita. Ini merupakan ungkapan dengan barang bukti terbanyak. “Ada 33 paket sabu yang kami amankan, dengan berat total 7,05 gram. Jadi, sabu ini dibagi dalam 33 paket kecil-kecil. Tersangka beinisial SH,” ucapnya.

Peran pelaku, masih kata Turmudi, rata-rata semuanya adalah sebagai pengedar. Namun, ada juga yang statusnya sekaligus pemakai. Itu setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Dan semuanya rata-rata sudah lama beroperasi. Ada yang ditangkap saat transaksi dan ada juga yang hasil pengembangan dari penangkapan sebelumnya. Kemudian ada juga sebagian yang kaitannya dengan jaringan di Gunung Bugis,” lanjutnya.

Diketehui, dalam pres rilis tersebut Polresta Balikpapan hanya menghadirkan empat tersangka dari total 20 orang. Para pelaku ini terlihat tertunduk malu. “Tida semua tersangka saya tampilkan. Jadi yang kasus-kasus besar saja. Yang kecil-kecil ada di tahanan semua,” tandasnya. (FREDY JANU/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *