background img

SEGI KEAMANAN, KALTIM SIAP JADI IBU KOTA

4 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Pilihan ibu kota baru menggantikan Jakarta sebagai pusat pemerintahan mengerucut ke Provinsi  Kaltim. Itu setelah adanya pertemuan antara Gubernur Kaltim Isran Noor bersama Presiden RI Joko Widodo, beberapa waktu lalu.

Hal ini pun mendapat respon dari berbagai pihak. Tak terkecuali Pangdam VI Mulawarman, Mayjen TNI Subiyanto. Pasalnya, persoalan pemindahan ibu kota ini tak lepas dari sisi keamanan. Terkhusus keamanan bagi Presiden dan Istana Negara.

Menurut Mayjen TNI Subiyanto, jika ibu kota benar-benar dipindahkan ke wilayah Kaltim secara umum keamanan telah siap. “Kalau kesiapan, kami sudah menyatakan siap untuk jadi ibu kota,” kata Subiyanto kepada awak media, Kamis (1/8).

Kesiapan tersebut juga telah disampaikan kepada perwakilan Polhukam. Hal ini demi pemantapan pemindahan ibu kota. “Kita sudah berdiskusi dengan Kedeputian Polhukam di Kodam, kemarin. Dari segi pertahanan sudah kita sampaikan siap,” ujarnya.

Hanya, untuk menunjang keamanan tersebut dibutuhkan satuan yang baru. Satuan yang dimaksud hanya difokuskan untuk pengamanan Presiden dan Istana Negara. “Intinya kita siap. Satuan yang ada sekarang ini sudah siap, namun harus ada penambahan satuan baru itu,” ungkapnya.

Kesiapan keamanan ini, lanjut Subiyanto, dibuktikan dengan letak beberapa satuan yang berada di kawasan yang rencananya akan dibangun Istana Negara, yakni Kilometer 48 Samboja, Kutai Kartanegara.

“Sekarang ini kan kekuatan kita masih tersebar, tetapi ada beberapa satuan yang posisinya dekat dengan rencana pembangunan. Seperti Batalyon Kaveleri itu 30 sampai 40 menit apabila dibutuhkan bantuan. Juga Batalyon 600 Rider posisinya juga di pinggir jalan tol. Berjarak paling lama satu jam,” ucapnya. (FREDY JANU/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *