background img

SEDIH, TUNA RUNGU TAK BOLEH PUNYA SIM

4 years ago written by

Balikpapan – Semua manusia di dunia ini memiliki hak hidup, termasuk kaum disabilitas penyandang tuna rungu. Faktanya, tidak semua fasilitas bisa mereka dapatkan. Termasuk kesempatan untuk berkendara. Ketua Semangat Muda Tuli (Semut) Balikpapan, Fachrizal Santoso saat ditemui KPFM mengaku sedih, dan menyayangkan karena pihaknya tidak diizinkan untuk mengurus SIM. “Kami memang tidak bisa mendengar, tapi kami berhak untuk mempunyai Surat Izin Mengemudi. Karena tak selamanya kami hanya bergantung dengan orang lain,” keluh Rizal. Padahal bila merujuk pada UU No. 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, disebutkan SIM D berlaku untuk mengemudikan kendaraan khusus bagi penyandang cacat.

Di satu sisi, kekurangan indra pendengaran ini dikhawatirkan berdampak buruk bagi pengendara. Salah satunya tidak mendengar bunyi klakson. Namun secara teknologi hal itu bisa diatasi dengan alat bantu pendengaran. Rata-rata penyandang tuna rungu juga bisa baca tulis.

Ade Rima Suryani, salah satu relawan Semut yang membantu dalam kepengurusan SIM membenarkan keluhan tersebut. Rima, panggilan akrabnya, bersama Hairani mulai membantu mengurus SIM sejak 24 Oktober 2016 lalu.
Setelah mendatangi kantor pelayanan SIM di Satlantas Polres Balikpapan, mereka mengikuti persyaratan yang ada. Seperti pemeriksaan kesehatan ke RS Bhayangkara. Setelah semua dipenuhi, keduanya kembali untuk memberikan hasil tes kesehatannya. Ternyata di luar dugaan, Rima dan Hairani beserta sejumlah tuna rungu yang ikut dibuat kecewa atas penjelasan salah satu petugas Kepolisian. Dikatakan, mereka tidak bisa membuat SIM dengan alasan sesuai peraturan yang berlaku. “Padahal di Semarang, Jawa Tengah, kaum tuna rungu sudah bisa punya SIM D,” ujar Rima. Hingga saat ini pihak Kepolisian belum menanggapi lebih lanjut atas keluhan ini.

Pihak Semut Balikpapan sedang mengurus surat untuk Rapat Dengar Pendapat dengan DPRD Balikpapan. Mereka berharap hak-hak penyandang disabilitas termasuk kaum tuna rungu segera diberikan, karena kebutuhan yang mendesak juga terkait gencarnya Operasi Zebra Mahakam 2016 hingga 29 November ini. (RARA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *