background img

SATU ASN VERTIKAL POSITIF

1 week ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Balikpapan pada Jumat (26/6) kembali menerima sebanyak sembilan hasil swab. Dengan rincian enam terkonfirmasi positif dan tiga dinyatakan sembuh.

“Hari ini ada enam yang terkonfirmasi positif dan tiga yang terkonfirmasi negatif dan sudah diperkenankan pulang,” kata Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kota Balikpapan saat penyampaian update terbaru pandemi Corona di Balikpapan, Jumat (26/6) sore.

Kasus positif pertama berkode BPN157, merupakan seorang ASN vertikal atau pusat yang berdinas di pelabuhan. Ia merupakan seorang laki-laki berusia 29 tahun dan ber-KTP Balikpapan.

“Awalnya terdeteksi karena pemeriksaan rutin. Kan sekarang pada ASN kita menyaratkan pemeriksaan rutin. Dia memang dinas di Balikpapan dan tidak ada gejala,” ujar juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Balikpapan, Andi Sri Juliarti.

Pasien ke dua, lanjut wanita yang akrab disapa Dio itu, yakni BPN158. Merupakan seorang laki-laki berusia 55 tahun dengan KTP Jakarta. “Yang bersangkutan terdeteksi sebagai syarat penerbangan,” ujar Dio.

Pasien ke tiga adalah BPN159, seorang laki-laki berusia 66 tahun. Ia ber-KTP Balikpapan, merupakan lanjutan screening massal.”Pada rapid test massal minggu lalu, di mana dari 1.747 peserta, ada tiga yang dilanjut dengan swab dan hasil swab ada satu yang dinyatakan positif,” sebutnya.

Selanjutnya BPN160 berusia 39 tahun, ber-KTP Balikpapan. Kasus yang dialami sama dengan BPN161, di mana mereka berdua adalah lanjutan tracking dari BPN118.”Jadi sudah tiga orang di cluster pekerja Maluku Utara, dan kasus yang sama juga ditemukan di kabupaten kota lain,” ungkapnya.

Kasus terkonfimasi positif terakhir yakni BPN162, berusia 34 tahun dan ber-KTP luar Balikpapan. Ia bekerja di Batu Kajang sebagai karyawan Migas. “Ini terkonfirmasi positif hasil screening ketika hendak kembali ke lokasi kerja,” ucapnya.

Sedangkan untuk yang sembuh, pertama BPN79 dengan KTP luar Balikpapan. Dirawat di RS Pertamina selama 20 hari. Yang bersangkutan merupakan pekerja yang akan kembali ke lokasi tambang.

Pasien sembuh ke dua BPN92, dirawat di RS Tentara selama 15 hari. Merupakan kontak erat dari cluster Kampung Baru. Dengan demikian, dari cluster Kampung Baru sudah tiga orang yang dinyatakan sembuh.Ke tiga adalah BPN108 yang dirawat selama 12 hari. Merupakan kontak erat BPN101. Dari kelompok pemuka agama.Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *