background img

SAMPAH LEBARAN TAK TERANGKUT

3 years ago written by

Balikpapan – Kesadaran sebagian masyarakat Balikpapan akan budaya bersih masih dipertanyakan. Terutama dalam memperlakukan sampah. Salah satu bukti, onggokan sampah rumah tangga selama Lebaran Idul Fitri yang dibiarkan menumpuk dalam beberapa hari.

Pemandangan tak sedap itu salah satunya terjadi di jalan Belibis, arah keluar dari Balikpapan Islamic Center (BIC), persis di pinggir lapangan Sepak Bola RSS Damai III, Gunung Bahagia, Balikpapan Selatan. Sebagian sampah sisa makanan ini sudah mengeluarkan bau busuk.

“Sampah itu sudah beberapa hari numpuk sebelum Lebaran,” kata Pak Onggang, petugas penyapu jalan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang bertugas di seputaran trafficlight perempatan jalan Ruhui Rahayu dan jalan Syarifuddin Yoes.

Ia sependapat, tumpukkan sampah yang sudah mengeluarkan belatung itu sedianya terangkut petugas kebersihan. “Tapi sampah di situ bukan tugasnya DLH,” ujarnya kepada KPFM, Senin (3/7).

Karenanya, satuan tugas kebersihan dari DLH (sebelumnya Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman) terkesan enggan menyentuh tumpukan sampah itu. Selain bukan Halte Sampah, lokasi tersebut merupakan jalur hijau lintasan utama dari BIC.

Abdullah, warga Gunung Bahagia mengatakan, peran Kelurahan dan RT sangat diperlukan dalam hal ini. “Sosialisasi tentang sampah perlu dioptimalkan lagi. Harus terus-menerus dilakukan. Termasuk sanksi bagi masyarakat yang membuang sampah bukan pada tempatnya,” ujarnya. Padahal, papan peringatan dilarang membuang sampah sudah terpampang di sana.

Menurutnya, untuk mengubah prilaku oknum warga ini petugas bisa melakukan razia bagi yang kedapatan membuang sampah bukan pada waktu telah ditentukan. “Agar ada efek jera dengan denda, sesuai Peraturan Daerah yang ada,” tambahnya. (INFO KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *