background img

SAKIT HATI, ANAK BUAH TIKAM JURAGAN KAPAL

2 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Malang benar nasib Sabir Daeng Nyonri (30). Nyawa juragan kapal sekaligus nelayan ini nyaris melayang karena ditikam anak buahnya sendiri, Tamsir alias Sikki (34). Penyebabnya, sang juragan dinilai tidak transparan dalam bekerja.

Diceritakan Wakil Kepala Polsek Balikpapan Barat, Iptu Rachmawan, Sabari adalah seorang juragan kapal sekaligus nelayan. Dia lantas mempekerjakan Sikki sebagai anak buahnya untuk mencari ikan.

“Dari keterangan tersangka, dia melakukan itu dengan alasan banyak informasi soal kerjaan yang disembunyikan sama korban (Sabari),” kata Iptu Rachmawan, Jumat (7/2) siang.

Tidak hanya itu, tersangka juga tampaknya punya  alasan lain hingga ingin menghabisi nyawa Sabari. Yakni memendam sakit hati lantaran keinginannya untuk pulang kampung di Sulawesi Selatan dipersulit oleh Sabari.

“Tersangka juga emosi karena rencananya pulang kampung diundur setengah bulan lagi oleh korban,” terang Rachmawan.

Puncaknya terjadi pada Senin (3/2) dini hari. Saat itu, Sabari tengah tertidur di kapalnya, KM Harta Budi 02, yang tengah bersandar di Dermaga Batu Arang, Keluruhan Baru Ilir, Balikpapan Barat (Balbar).

“Kondisi ini membuat Sikki merasa memiliki peluang untuk membalas sakit hatinya. Saat korban sedang tertidur, tersangka langsung menusukan pisau dapur ke tubuh korban,” jelas Rachmawan.

Sedikitnya ada lima tusukan yang mendarat ke tubuh Sabir dari kejadian tersebut. Hal itu membuatnya sekarat dan dilarikan ke RSKD Kanujoso Djatiwibowo untuk mendapat pertolongan medis.

“Korban menderita lima luka tusukan di tubuhnya. Di bagian dada kanan atas, paha kiri dan kaki kiri. Saat ini kondisi korban sudah membaik,” ungkap Rachmawan.

Pada Senin paginya, masih kata Rachmawan, pihaknya menerima laporan kasus penikaman ini. Merespon laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Balikpapan Barat bergegas memburu Sikki. Pada hari itu juga, pria berperawakan kurus hitam itu diringkus polisi.

“Tersangka kami amankan di rumahnya, Jalan 21 Januari, Baru Ilir, Balikpapan Barat. Kami juga mengamankan sebilah pisau yang digunakan tersangka untuk menikam korbannya,” ucapnya.

Kini Sikki telah meringkuk di sel tahanan Mapolsek Balikpapan Barat untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dia dijerat Pasal 351 KUHP, tentang Penganiayaan. Ancaman hukumannya sekitar tujuh tahun penjara.  (FREDY JANU/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *