background img

REZEKI SUDAH ADA SEBELUM LAHIR

1 week ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Masalah yang sering menjadi pikiran manusia adalah rezeki. Setiap orang mendambakan rezeki yang cukup. Dapat memenuhi kebutuhan hidup, untuk makan hari ini, besok, minggu depan, dan bulan depan. Bahkan ada yang sudah sibuk menyiapkan untuk masa depan anak dan cucu. Tak jarang pula yang sudah berpenghasilan besar, namun tetap merasa belum cukup.

Menurut ustadz H. Rusdianor Lc MSi, semua rezeki sudah diatur oleh Allah SWT. “Rezeki adalah ketetapan Allah, dan Allah sudah menjamin rezeki setiap orang. Rezeki bisa berupa uang, harta benda, anak, kesehatan dan ketenangan hati,” ujarnya saat memberikan tausiah singkat bertajuk Rezeki dan Keberkahan pada program Sajadah (Sajian Amal Ibadah) di radio KPFM 95.4 Mhz Balikpapan, Jumat (8/11). Acara ini didukung Dompet Dhuafa Kaltim.

Disampaikannya, rezeki yang berkah adalah, pertama; bila rezeki yang kita miliki membawa ketenangan dan kenyamanan, dan lebih mendekatkan diri dengan Allah SWT. “Namun bila kebalikannya, patut waspada dan harus dibersihkan,” ujarnya.

Kedua, lanjutnya, rezeki yang kita miliki bisa bermanfaat untuk orang-orang di sekitar kita. “Bila tidak bermanfaat, berarti rezekinya tidak berkah,” imbuh Rusdianor.

Kemudian yang masuk dalam kategori rezeki yang berkah ketiga adalah, bila kita gampang memberikan harta untuk zakat dan sedekah. Keempat, rezeki yang berkah bila kita meiliki keluarga yang harmonis, anak yang gampang diatur, orang tua yang sangat sayang pada anaknya. “Karena anak ada yang sebagai penyejuk, musuh, ujian dan fitnah,” ujarnya.

Lalu, lanjutnya lagi, rezeki yang berkah kelima adalah bila kita mampu bersyukur. Dan yang terakhir, rezeki yang berkah adalah bila menggunakan rezeki untuk membaca Al Qur’an.

“Kita sudah ada rezekinya masing-masing. Bahkan sebelum lahir. Ada yang merasa kurang dengan rezeki yang halal, kemudian mencari cara untuk mendapatkan rezeki yang tidak halal. Sampai rela korupsi dan lain sebagainya,” katanya.

Ustadz Rusdianor berpesan, janganlah tamak. Karena nanti di akhirat akan ditanya harta yang kita miliki kemana saja. “Alangkah lebih baik jika di dunia kita sudah mulai memikirkan investasi akhirat. Harta yang safaat yang bisa memberikan pertolongan saat di akhirat nanti. Sehingga jangan sampai karena harta akhirnya ribut dengan orang lain, bahkan saudara sendiri,” sarannya.

Di penghujung tausiahnya Rusdianor menambahkan, untuk yang masih bingung menyalurkan zakat kepada 8 golongan yang berhak, silahkan menghubungi Dompet dhuafa yang berkantor di depan Masjid Namira, Balikpapan Baru. Atau bisa transfer melalui rekening Bank Muamalat 601 001 571 7 dan konfirmasi ke 0853 4704 3000. (JESSICA/KPFM)

Article Categories:
News · Talkshow

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *