background img

RESTO DAN KAFE DITERTIBKAN

3 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan menggelar razia ke sejumlah restoran dan kafe untuk menghindari muncul kerumunan yang berpotensi meningkatkan penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) Kota Balikpapan Zulkifli mengatakan, pelaksanaan razia akan dilakukan dengan menyisir sejumlah tempat berkumpul masyarakat yang bisa meningkatkan potensi penyebaran virus Corona.

“Mulai Senin 23 Maret malam, kami akan melakukan razia secara rutin untuk mencegah ada masyarakat yang berkumpul sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Corona,” kata Zulkifli kepada wartawan di kantornya, Selasa (24/3).

Menurutnya, dalam melaksanakan razia ini, pihaknya juga akan melibatkan personel gabungan dari TNI-Polri untuk membantu dalam melaksanakan kegiatan razia, yang akan dilaksanakan secara rutin ke beberapa tempat yang berpotensi menjadi tempat berkumpul seperti restoran dan kafe termasuk warnet.

Hal ini dilakukan berdasarkan surat edaran dari Wali Kota Balikpapan yang meminta agar masyarakat mengurangi kegiatan di luar rumah dan menghindari kerumunan orang, untuk menekan potensi penyebaran virus Corona yang sudah mengkhawatirkan.

Dalam surat edaran tersebut, masyarakat yang bertransaksi di restoran dan kafe diimbau untuk tidak makan di tempat dan diminta untuk segera meninggalkan tempat pembelian makanan atau minuman ketika transaksi pembelian sudah selesai.

“Dalam imbauan Wali Kota Balikpapan, masyarakat diimbau untuk tidak makan di tempat dan segera meninggalkan lokasi ketika transaksi sudah selesai, tujuannya agar lebih banyak berdiam diri di rumah,” jelasnya.

Untuk tahap awal, pelaksana razia ini dilaksanakan dengan mengedepankan tindakan persuasif kepada pembeli atau penjual di restoran atau kafe, dengan hanya memberikan imbauan kepada masyarakat yang melakukan transaksi agar tidak berlama-lama di restoran atau kafe, dengan tidak makan di tempat atau membawa pulang makanan atau minuman yang dibeli untuk dinikmati di rumah.

“Kami juga tidak bisa melarang mereka berjualan, makanya kami lebih mengedepankan tindakan persuasif dengan mengimbau warga agar tidak berlama-lama di lokasi restoran atau kafe,” ungkapnya.

Selain merazia kafe dan restoran, pihaknya juga akan merazia tempat hiburan, warung kopi dan warnet yang berpotensi menjadi lokasi tempat berkumpul masyarakat. Hal ini dilakukan untuk mendukung upaya pencegahan penyebaran virus Corona yang sudah semakin mengkhawatirkan.

Karena Pemerintah Kota Balikpapan sudah menaikkan status Kota Balikpapan menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) setelah ditemukan adanya 6 warga Balikpapan yang dinyatakan positif terjangkit virus Corona.

“Kami upaya dengan tindakan persuasif, dengan mengimbau kepada warga agar tidak berkumpul, sambil memberikan surat edaran dari Wali Kota Balikpapan,” pungkasnya.(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *