background img

Psikolog Anggap Game "Pokemon Go" Merusak Mental Anak

4 years ago written by

Balikpapan – Aplikasi permainan Pokemon Go yang saat ini tengah naik daun dikatakan para Psikolog dapat merusak mental anak. Pasalnya dalam game berbasis virtual online tersebut dinilai mengandung unsur-unsur negatif yang mampu merubah mental anak secara langsung.
Dwita Salverry selaku Psikolog yang hadir saat acara launching program Panji Berbakat di Rumah Singgah Nurul Ilmi di Balikpapan Baru, Blok F1 No 5, Kecamatan Balikpapan Utara pada Sabtu, 23 Juli 2016 mengatakan bahwa permainan Pokemon Go akan sangat mudah mempengaruhi pikiran anak baik sadar maupun tidak sadar. Bahkan pengaruh tersebut tidak hanya berdampak pada sisi psikologis anak, namun akan berdampak pada sisi religi mereka. Pasalnya menurut Dwita, berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh lembaga agama bahwa permainanan Pokemon Go tersebut disisipi oleh hal-hal yang berbau negatif sehingga dapat merusak mental agama anak.
Dwita juga menyebutkan bahwa bahaya permainan Pokemon Go melebihi dari pengaruh efek narkoba. Pasalnya selain mempengaruhi mental anak dan keselamatan mereka, permainan ini akan membuat sang anak ketagihan hingga menjadi ketergantungan dalam bermain Pokemon Go.
Namun Dwita menyarankan kepada para orang tua untuk tidak mengijinkan anaknya bermain aplikasi Pokemon Go. Bahkan Dwita menyarankan agar para orang tua mengarahkan kepada anaknya untuk beralih ke permainan tradisional yang saat dikatakan Dwita hampir punah ditelan zaman. Pasalnya menurut Dwita, permainan tradisional dinilai mampu membentuk motorik kasar pada anak sehingga dapat membantu perkembangan mental anak menjadi lebih baik. (Riyadi/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *