background img

PPU TINGKATKAN MUTU KOMPOR SAWIT

4 years ago written by

Balikpapan – Teknologi tempat guna berupa kompor rakyat kelapa sawit yang sedang dikembangkan pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tampaknya disambut baik masyarakat. Bupati Drs H Yusran Aspar MSi antusias meningkatkan mutu kompor hemat energi tersebut. “Nanti kita tingkatkan kualitas apinya agar menjadi biru,” ujar Yusran sembari memperlihatkan video demo kompor rakyat kepada KPFM di ruang kerjanya, Rabu (19/10).

Kompor rakyat tersebut mirip kompor konvensional biasa, namun tak memiliki sumbu. Di bawahnya terdapat tabung panjang untuk kelapa sawit dan kipas guna mengatur tekanan api. Yusran menyebut, gagasan brilian itu dikerjasamakan dengan PT Bayu Lancar Unggul Engineering (Blue) Balikpapan yang mendesain bentuk kompor. Yusran mengatakan, kompor rakyat ini sudah didemokan di depan ibu-ibu, dan disambut baik. Karena kualitas apinya setara kompor berbahan bakar elpiji dan minyak tanah.

Yang menarik, lanjut Yusran, energi panas kompor tersebut bisa dikonversikan menjadi arus listrik. Dapat dimanfaatkan untuk keperluan alat elektronik, seperti pengisian baterai handphone. Dikatakan, teknologi inovatif ini lebih hemat, sesuai untuk masyarakat PPU dimana buah kelapa sawit berlimpah. Perkebunannya ada 48 ribu hektare. “Bahan bakar untuk kompor rakyat ini cukup dari kelapa sawit yang tersisa, lalu dikumpulkan,” ujarnya. Yang dimaksud Yusran, buah sawit yang sudah protolan dari tandannya sebelum komoditi ekspor tersebut dikomersialkan. Kompor multifungsi itu dibanderol Rp 150 ribu per unit. Untuk 1 ons buah sawit kering dapat menghasilkan api dua jam. (RARA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *