background img

PPDP TAK BOLEH DI ATAS 50 TAHUN

1 month ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan menambahkan syarat tertentu dalam proses rekrutmen calon Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) di masa pandemi Covid-19.

Ketua KPU Kota Balikpapan Noor Thoha mengatakan, pada proses rekrutmen PPDB Pilkada serentak di Kota Balikpapan, pihaknya mewajibkan kepada seluruh calon petugas PPDP agar membuat surat pernyataan tidak memiliki penyakit bawaan seperti jantung, diabetes, asma dan penyakit dalam lainnya.

“Kita ketahui bahwa sebagian besar kasus meninggal dalam penyebaran Covid-19 itu korbannya adalah warga yang memang memiliki penyakit bawaan atau komorbid,” katanya ketika diwawancarai wartawan, Rabu (1/7).

Tidak hanya itu, dalam mengantisipasi ancaman penyebaran Covid-19, pihaknya juga membuat batasan umur kepada calon PPDP yakni minimal 20 tahun hingga 50 tahun. Karena sebagian besar kasus virus Corona yang terjadi lebih rentan penyebaran kepada warga yang berumur di atas 50 tahun.

Melihat dari rencana kerja dari petugas PPDP, akan lebih banyak berinteraksi ke rumah-rumah warga sehingga sangat rentan terpapar virus Corona apalagi ketika petugas yang dilibatkan sudah berusia di atas 50 tahun dan memiliki penyakit bawaan atau komorbid.

“Kita jaga agar petugas kita ini, agar tidak menjadi korban selanjutnya dalam ancaman penyebaran virus Corona, karena petugas yang dilibatkan ini akan diturunkan ke masyarakat untuk berinteraksi sehingga lebih berpotensi untuk terpapar virus Corona dan tidak menutup kemungkinan yang bersangkutan bisa lalai dalam menjalankan tugas, meskipun kita sudah menekankan masalah protokol kesehatan,” urainya.

Selain itu, setiap calon petugas PPDP juga diwajibkan memiliki keterampilan menggunakan komputer sebagai pendukung dalam menjalan tugas dalam melakukan pemutakhiran data pemilih.

“Kami tegaskan kepada sejumlah RT ada di kota Balikpapan bahwa saat ini mutlak tidak boleh dilanggar,” tegasnya.
Ia menerangkan, dalam pelaksanaan Pilkada 2020 jumlah PPDP yang akan direkrut mencapai 1.500 orang lebih menyesuaikan dengan jumlah TPS yang akan dibangun dalam Pilkada.

Dalam kesempatan yang sama, Arifin, PPK Korwil Damai Bahagia mengatakan, pihaknya telah berkomunikasi dengan sejumlah ketua RT terkait penambahan syarat tersebut. Dan sebagian RT mau menerima dan melaksanakannya.

“Di Kelurahan Damai Bahagia itu tidak masalah karena sebagian RT sudah memahami kondisi pandemi Covid-19, dan mereka sudah menunjuk kader-kader yang lain kalau ketua RT-nya tidak memenuhi syarat,” terangnya.(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *