background img

POLDA RINGKUS RESIDIVIS CURANMOR

1 week ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Pernah berurusan dengan aparat kepolisian rupanya tak membuat Andreas (24) jera. Pria yang tinggal di Jalan DI Panjaitan RT 15 Kelurahan Gunung Lingai, Kecamatan Samarinda Utara itu, lagi-lagi harus merasakan dinginnya jeruji besi, atas ulahnya yang kembali melakukan aksi pencurian bermotor (Curanmor).

Ia diringkus tanpa perlawanan oleh Unit I Subdit 3 Jatanras Dit Reskrimum Polda Kaltim di kediamannya pada, Senin (23/3) sekitar pukul 20.30 Wita.”Yang bersangkutan ini adalah residivis dengan kasus yang sama pada tahun 2014. Jadi dia baru bebas,” kata Wakil Direktur Kriminal Umum Polda Kaltim AKBP Roni Faisal, saat pres rilis di Polda Kaltim, Kamis (26/3).

Awalnya, lanjut AKBP Roni, pihaknya mendapat informasi dari masyarakat bahwa tersangka telah melakukan tindak pidana pencurian motor. Usai mendapat laporan, tim langsung mendatangi rumah tersangka dan melakukan penangkapan. “Yang mendasari penangkapan ini ada empat laporan. TKP-nya di Samarinda,” ujarnya.

Saat diamankan, barang bukti sepeda motor hasil pencurian tampak berada di rumah pelaku. Tim opsnal langsung melakukan pemeriksaan terhadap barang bukti tersebut. Hasilnya benar bahwa motor tersebut adalah motor hasil pencurian.

“Kemudian dilakukan pengembangan dan mendapatkan lima barang bukti sepeda motor hasil curian. Tersangka dan barang bukti diamankan dan dibawa ke Polda Kaltim untuk penyidikan lebih lanjut,” ungkapnya.Dalam melakukan aksinya, kata AKBP Roni, pelaku tidak sendirian. Melainkan berjumlah dua orang. “Kita saat ini masih mengejar teman pelaku, dan sudah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO),” tuturnya.

Adapun modusnya, para pelaku melakukan survey lebih dulu. Dan jika ditemukan sebuah sepeda motor yang terparkir di depan rumah, pelaku langsung mengambilnya dengan menggunakan kunci T.

“Mereka keliling dulu. Kalau ada motor di depan rumah dan situasi aman, langsung dirusak rumah kunci motor dengan menggunakan kunci T,” jelasnya.Kini Andreas harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di mata hukum. Ia disangkakan dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian kendaraan bermotor dengan ancaman 10 tahun penjara.Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *