background img

PERTAMINA SEOLAH DIANAKTIRIKAN

4 years ago written by

Balikpapan – Masuknya RUU Migas dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2016 membuat banyak pihak bergegas memberikan sumbangsih pemikiran dalam pembahasan RUU tersebut. Tak terkecuali Serikat Pekerja (SP) Mathilda Balikpapan yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB).

Ketua SP Mathilda Mugiyanto mengatakan, saat ini Pertamina seolah dianaktirikan dengan hanya dijadikan sebagai pemain akibat adanya UU No 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi. Situasi ini tentu berbeda saat UU No 8 Tahun 1971 masih berlaku. Karena pada saat itu, Pertamina bertugas sebagai pemain sekaligus pengawas. Padahal Pertamina yang merupakan salah satu perusahaan milik negara sudah seharusnya mendapat tempat yang istimewa dalam hal pengelolaan Migas di Indonesia.

Oleh karena itu, dengan adanya UU tentang Migas yang baru nantinya, diharapkan agar keberpihakan Pemerintah kepada Pertamina dalam hal pengusahaan Migas di Indonesia bisa lebih jelas. “Maka dari itu, kami bersama Serikat Pekerja lainnya yang tergabung dalam FSPPB akan mengawal RUU Migas yang telah masuk dalam Prolegnas 2016. Hal ini agar UU Migas yang baru nantinya sesuai dengan apa yang kita inginkan,” ujar Ketua SP Mathilda periode 2015-2018 itu kepada KPFM, Rabu (19/10). (ARIYANSAH/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *