background img

PERSIBA MENANG, AJI KUSUMA PECAH TELUR

2 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Persiba Balikpapan sukses mengemas kemenangan saat melakoni laga pekan ke-17 Liga 2 musim 2019. Menjamu PSBS Biak di Stadion Batakan, Manggar, Balikpapan Timur (Baltim), Sabtu (28/9) malam, Beruang Madu julukan Persiba pesta gol dengan kemenangan 3-1 atas tim asal Papua tersebut.

Gol-gol kemenangan Persiba Balikpapan lahir dari kaki Irsan Lestahulu pada menit ke-12, Aji Kusuma menit ke-54 dan Andre Dio menit ke-59. Sedangkan gol tunggal tim tamu dicetak oleh Elisa menit ke-66.

Pada pertandingan ini, Persiba Balikpapan tampil menekan sejak wasit meniup peluit tanda babak pertama dimulai. Namun, serangan yang dibangun trio lini depan Aji Kusuma,  Muhamad Rasul dan Indra Setiawan itu tak mampu menembus rapatnya pertahanan Biak.

Menit ke-12 Aji Kusuma yang mencoba menerobos masuk ke pertahanan lawan dijatuhkan. Wasit pun langsung memberikan hadiah tendangan bebas. Irsan Lestahulu yang mengambil eksekusi tendangan bebas mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Tendangan pemain berdarah Maluku itu masuk ke sudut kiri gawang Biak yang dijaga Yusak Sammuel.

Gol ini pun langsung direspon cepat oleh anak asuh Frengky Rudi Samay. Hal ini terlihat dari kombinasi serangan yang bangun dari semua lini. Hasilnya sejumlah peluang diperoleh. Namun tak ada satupun yang membahayakan gawang Persiba yang dijaga ketat oleh Riki Pambudi.

Menit 21 Persiba kembali mendapat peluang emas melalui tendangan bebas. Irsan Lestahulu kembali mengambil eksekusi. Namun, tendangan pemain bernomor punggung 97 itu masih tipis di atas gawang Yusak Sammuel.

Menit 28 dan 30 Biak mendapat dua peluang. Beruntung Riki Pambudi tampil gemilang. Sehingga mampu menggagalkan dua peluang tersebut yang harusnya bisa merubah skor. Hingga turun minum, skor pun tak berubah untuk keunggulan Persiba.

Di babak kedua, Persiba langsung mengambil alih serang. Tempo permainan juga meningkat. Hasilnya, Aji Kusuma mencatatkan namanya di papan skor. Tepatnya menit ke-54. Andre Dio mengirimkan bola ke dalam kotak penalti, di sana Aji Kusuma sudah menanti. Dengan memanfaatkan kecepatan, mantan striker U-19 itu sukses mengusai bola dan melepaskan tendangan yang berbuah gol.

Ini merupakan gol perdana Aji Kusuma untuk Persiba Balikpapan sejak didatangkan awal musim lalu. Alhasil, seusai mencetak gol, ia pun dipeluk oleh kawan-kawannya. Gol ini membuat Persiba unggul dua angka atas Biak, mengamankan setidaknya kemenangan mereka dalam laga itu. Tapi, yang dirasakan oleh Aji Kusuma sungguh-sungguh berbeda.

Usai gol itu, Stadion Batakan terus bergemuruh. Dengan skor 2-0, permainan menjadi lebih nyaman bagi Andre Putra dan kawan-kawan. Hasilnya mereka berhasil menambah gol lagi lewat kaki Andre Dio menit ke-59. Memanfaatkan kesalahan pemain belakang Biak yang gagal mengantisipasi umpan terobosan Yusuf Effendi. Dengan mudah Dio melepaskan tendangan ke arah kiri gawang.

Menit ke-66 tim tamu berhasil memperkecil ketertinggalan lewat aksi Elisa yang mampu menerobos ke kotak penalti. Hasilnya, pemain yang baru saja dimasukan di babak kedua itu memaksa Riki Pambudi untuk memungut bola dari jalanya. Namun gol tersebut menjadi yang terakhir. Karena hingga babak kedua usai skor tetap bertahan 3-1 untuk keunggulan tuan rumah.

Menanggapi hasil ini, Pelatih Persiba Balikpapan, Satia Bagdja mengapresiasi upaya dan kerja keras anak asuhnya sepanjang laga hingga meraih tiga poin. “Alhamdulillah kita menang. Ini patut disyukuri. Kita fokus lagi di pertandingan selanjutnya karena sangat berat,” kata Satia saat konfrensi pers usai laga.

Pada laga ini, lanjut mantan arsitek Timnas Wanita itu,  kondisi tim Persiba sebenarnya kurang menguntungkan dengan absennya pemain bertahan Imam Mahmudi. Selain itu  Andre Putra dan Reza Saputra juga baru saja pulih dari cedera. Ini membuat Satia sedikit khawatir.

“Beruntung kita meraih kemenangan. Karena ada pemain yang baru sembuh dari cidera. Memang susah di tim sekarang ini,” ujar pelatih kelahiran Jakarta itu.

Ditanya soal evaluasi secara keseluruhan, Satia mengaku jika ada banyak sekali yang harus dievaluasi untuk kemudian di benahi. Utamanya adalah lini belakang, karena penampilan Taufik Kasrun yang menggantikan Imam Mahmudi kurang menjanjikan. Beberapa keselatan sering terjadi.

“Jadi catatan kami memang lini belakang. Kita harus berani mainkan Taufik. Meskipun tipenya sama, kalau Mahmud memang pressing ketat. Pemain PSBS Biak tadi bahaya, jadi harus dekat sekali. Salah pegang orang. Pressing harus dievaluasi lagi,” ucapnya.

Soal penampilan Aji Kusuma, Pelatih 40 tahun ini menuturkan jika sebagai striker Aji tampil sangat luar biasa dipertandingan kali ini. Hanya saja ia menilai kalau Aji masih terlalu ceroboh.

“Masih ceroboh. Kurang kombinasi. Dia mau nyetak gol sendiri, mau nunjukin ke saya. Hasilnya banyak yang sia-sia. Coba kalau dia kombinasi tadi, banyak gol yang dia ciptakan pasti. Buktinya Setia, ada kombinasi langsumg nyetak dia,” tandasnya.

Sementara itu pelatih PSBS Biak Frengky Samay mengakui kekalahan timnya lantaran minimnya waktu recovery. Selain itu, gol pembuka Persiba membuat pemainnya drop.

“Kalau saya menilai dari gol pertama membuat mental anak-anak drop. Biasanya kita sulit kebobolan. Kalau kelelahan memang benar, karena penerbangan kami. Pemain recovery memang kurang,” akunya.

Meski kalah, ia tetap mengapresiasi penampilan anak asuhnya. Yang terpenting adalah sudah berusaha semaksimal mungkin. “Kami akan segera melakukan evaluasi. Kita sudah berusaha maksimal, tapi sepak bola memang seperti itu ada menang dan kalah,” ucapnya.

Diketahui, kemenangan ini tak mengubah posisi Persiba Balikpapan di tabel klasemen sementara Wilayah Timur Liga 2 tahun 2019. Beruang Madu masih berada di posisi delapan dengan raihan 21 poin. Selanjutnya Persiba akan menjamu Martapura FC, Kamis 3 Oktober di Stadion Batakan, Manggar, Balikpapan Timur.(FREDY JANU/KPFM)

Article Categories:
News · Sports

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *