background img

PERNIKAHAN DIJAGA SATPOL PP

1 week ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Virus Corona telah menjadi pandemi atau wabah bencana yang mengakibatkan ribuan orang di penjuru dunia meninggal. Pemerintah terus berupaya menekan dampak penyebaran yang sangat cepat, di antaranya dengan menerapkan kebijakan social distance.

Namun kebijakan social distance diubah bahasanya menjadi psychal distance agar lebih humanis. Kedua istilah itu pada pada dasarnya meminta masyarakat menghindari kegiatan berkurumum atau melibatkan banyak orang untuk menghindari potensi dampak penyebaran virus Corona.

Pemerintah Kota Balikpapan telah membuat edaran agar masyarakat tidak menggelar kegiatan yang melibatkan banyak orang seperti berkumpul di restoran atau cafe, termasuk pembatasan undangan acara pernikahan maksimal 10 orang.Namun kebijakan tersebut ternyata masih banyak dilanggar, sebagian masyarakat masih tetap menggelar pesta pernikahan seperti biasanya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Balikpapan Zulkifli mengatakan, akan menempatkan sejumlah petugas di areal acara pernikahan yang digelar oleh warga.

“Kalau mereka sudah terlanjur menggelar acara, kita juga tidak bisa serta merta menghentikan, tapi kami akan menempatkan personel untuk memantau penerapan kebijakan mitigasi virus Corona,” kata Zulkifli kepada wartawan.

Menurutnya, apabila undangan pernikahan tak bisa dibatalkan karena terlanjur melakukan persiapan, maka pihaknya akan meminta kepada panitia memenuhi kebijakan mitigasi sesuai dengan surat edaran Wali Kota. Seperti menyediakan hand sanitizer, tempat cuci tangan dan mengatur tempat duduk undangan agar tidak berdekatan.

Termasuk menempatkan personel untuk memantau pelaksanaan acara agar upaya mitigasi penyebaran virus Corona yang ditetapkan tetap berjalan.”Kalau bisa dibubarkan kita akan bubarkan, tapi kalau sudah siap sajian dan acaranya, kita akan temui panitianya agar menerapkan standar pencegahan, termasuk nanti ada personel di sekitar lokasi untuk mengawasi,” terangnya.

Zulkifli menjelaskan, sebagai upaya untuk mendukung pemerintah dalam mencegah dampak penyebaran virus Corona, dalam beberapa hari ini Satpol PP Kota Balikpapan terus melakukan patroli secara rutin untuk melakukan razia rumah makan atau kafe yang masih beroperasi.

Baik pembeli atau penjual diminta untuk mendukung upaya penerapan psychal distance, dengan tidak menyantap makanan dan minuman yang dibeli di tempat, dan segera membawa pulang untuk dikonsumsi di rumah.

“Selama sepekan ini, kami rutin melakukan operasi untuk mengawasi kegiatan di masyarakat agar tidak ada lagi kegiatan berkerumun,” terangnya.(MAULANA/KPFM

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *