background img

PERKOSA TIGA ANAK KANDUNG, LA JADI BURONAN

2 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Kepolisian akhirnya menetapkan LA sebagai tersangka atas kasus pemerkosaan terhadap tiga anak kandungnya sendiri  yang masih berusia sekolah.

Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Turmudi membenarkan hal itu. Menurutnya, hasil pemeriksaan medis terhadap ketiga korban sudah rampung. Hasilnya menunjukan bahwa para korban tersebut  mengalami kekerasan seksual.

“Visumnya sudah keluar. Hasilnya memang ada indikasi terjadi pelecehan seksual di situ,” kata Turmudi, Rabu (8/1) siang.

Setelah hasil visum rampung dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi, lanjut Turmudi, pihaknya menetapkan LA sebagai tersangka dalam kasus ini.

“Sudah jadi tersangka. Sebab, hampir semua keterangan saksi-saksi menyebut, pelaku pemerkosaan para korban itu adalah bapak kandungnya sendiri,” ungkap perwira melati tiga di pundak itu.

Hanya, meski telah ditetapkan tersangka, polisi belum menahan LA. Sebabnya, saat akan ditangkap beberapa waktu lalu, LA tak ada di kediamannya alias kabur. Sehingga, Polresta Balikpapan telah menetapkan LA masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) atau buronan polisi.

“Kemungkinan kabur atau dia menghindar dari kami. Tapi tetap kami melakukan pencarian,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) PPA Balikpapan, Esti Santi Pratiwi mengatakan, tiga korban yang diperkosa LA itu berusia 17 tahun (SMA), 15 tahun (putus sekolah) dan 11 tahun (SD).

Belum diketahui kapan dan sudah berapa kali korban disetubuhi oleh LA. Hanya, disebutkan kasus ini sudah terjadi sejak keluarga itu tinggal di Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara. Kemudian persetubuhan ini berlanjut saat mereka menetap di Balikpapan.

Adapun modus yang digunakan sang bapak untuk menggarap anak-anaknya, yakni dengan memberikan ancaman. Jika sang anak tak mau menurut, maka akan ada kekerasan fisik. (FREDY JANU/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *