background img

Peringkat Lima, Ada 12 Ribu Kasus Kesehatan Gigi

4 years ago written by

Balikpapan  – Di Balikpapan tak ada perayaan khusus untuk memperingati Hari Kesehatan Gigi Nasional yang jatuh tanggal 12 September, kemarin.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, drg. Suheriyono, M.Kes. yang ditemui di kantornya sore tadi (13/9) mengatakan, informasi dari Pusat Dokter Gigi Indonesia (PDGI) belum ada wacana untuk perayaan tersebut.
Terlepas dari itu, Suheriyono mengatakan masih banyak kesadaran masyarakat Balikpapan yang kurang terhadap kesehatan gigi dan mulut. Mereka baru berobat ketika merasakan sakit. Padahal proses penjalaran penyakit gigi itu makan waktu lama.

Dijelaskan, tahun 2015 penyakit gigi menjadi urutan ketiga dalam 10 besar penyakit di Puskesmas Balikpapan, dengan jumlah 26.618 kasus. Sedangkan perhitungan sementara tahun 2016, penyakit gigi dan mulut masih di urutan kelima dengan penyakit Peny Pulpa dan Jaringan Perapikal sebanyak 12.846 kasus.

Untuk menekan angka tersebut, DKK mengupayakan diadakannya UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) yang melakukan sikat gigi massal, dan dokter gigi kecil. Termasuk survey protection, yaitu satu puskesmas untuk membina satu Sekolah Dasar di sekitarnya. Langkah awalnya dengan tindakan melapisi gigi anak menggunakan bahan khusus agar tidak berlubang. Dan ini sudah berlangsung sejak dua tahun lalu. (RARA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *