background img

PERGURUAN TINGGI DILIBATKAN DALAM KPPS

2 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan akan melibatkan perguruan tinggi dalam proses rekrutmen anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pada Pilkada 2020 mendatang.

Ketua KPU Balikpapan Noor Thoha menyampaikan itu saat diwawancarai awak media di Sekretariat KPU Kota Balikpapan, Kamis (14/11). Menurutnya, wacana pelibatan ini dilakukan untuk memenuhi kekurangan tenaga KPPS.

“Kami akan melibatkan lembaga pendidikan, dalam hal ini perguruan tinggi. Mereka akan mengisinya kekurangan tenaga KPPS pada pelaksanaan Pilkada tahun 2020 nanti,” kata Thoha.

Kekurangan tenaga KPPS ini, lanjut Thoha, dikarenakan Peraturan KPU Nomor 03 Tahun 2018 tentang pembentukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Di mana masa jabatan petugas Pemilu dibatasi maksimal dua periode.

“Aturan ini sudah diatur dalam PKPU yang telah mulai diterapkan pada Pemilu tahun 2019. Jadi, masyarakat yang sudah dua periode menjadi petugas Pilkada tidak boleh menjabat lagi. Dengan begitu di sejumlah TPS nantinya pasti kekurangan petugas,” ujarnya.

Soal besaran gaji, sesuai dengan Surat Edaran Menteri Keuangan Nomor 735/MK-02 Tahun 2019 dirincikan gaji petugas Pilkada yakni, untuk petugas PPK di kecamatan yang awalnya Rp 1,6 juta bagi anggota dan Rp 1,8 juta untuk ketua pada Pemilu 2019, naik menjadi Rp 1,9 juta bagi anggota dan Rp 2,2 juta untuk ketua.

Kemudian untuk petugas PPS di kelurahan yang awalnya Rp 900 ribu untuk anggota dan Rp 950 ribu bagi ketua naik menjadi Rp 1.150.000 bagi anggota, dan Rp1,2 juta untuk ketua.

Sedangkan untuk petugas KPPS yang awalnya Rp 500 ribu bagi anggota dan Rp 550 ribu bagi ketua, naik menjadi Rp 900 ribu untuk anggota dan Rp 950 ribu bagi ketua.

Sementara untuk petugas Linmas yang awalnya Rp 400 ribu pada Pemilu 2019 naik menjadi Rp 450 ribu pada Pilkada 2020 mendatang. “Gaji petugas Pilkada akan naik sesuai dengan surat edaran menteri keuangan,” ucap Thoha. (FREDY JANU/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *