background img

Perceraian di Balikpapan Meningkat

4 years ago written by

Balikpapan – Angka perceraian di Pengadilan Agama Balikpapan dari Januari sampai September 2016 mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2015. Hakim Pengadilan Agama (PA) Kota Balikpapan Rusunah saat ditemui di ruang kerjanya Rabu (9/16) mengatakan, pada periode yang sama tahun lalu hanya mencapai 1.460 kasus, sementara dari Januari-September 2016 sudah mencapai 1.535 kasus atau meningkat sekitar 15 persen.

Menurut Rusinah, kasus perceraian paling banyak yang ditangani PA Balikpapan sepanjang tahun 2016 ini adalah cerai gugat yang mencapai 744 kasus, disusul cerai talak sebanyak 324 kasus. Dari keseluruhan kasus perceraian sepanjang tahun 2016, sebagian besar adalah adanya gugatan cerai dari pihak istri. Perceraian yang sudah diputuskan sepanjang Januari-September 2016, paling banyak terjadi pada Januari ada 250 kasus, Februari 226 kasus, dan Maret 218 kasus.

Menyinggung upaya yang dilakukan PA untuk meminimalkan angka perceraian di wilayah Balikpapan, Rusinah mengatakan satu-satunya cara yang bisa dilakukan adalah menawarkan perdamaian bagi kedua belah pihak pada sidang pertama. Sebab, PA tidak memiliki kewenangan lebih dalam kasus ini.

“Sebenarnya kami sudah memberikan waktu untuk mediasi sekaligus menawarkan perdamaian agar mereka tidak sampai bercerai, namun rata-rata tekad mereka sudah bulat untuk berpisah dan memutuskan tali perkawinan. Memang ada pasangan yang akhirnya rujuk, tapi hanya satu atau dua saja,” ucapnya. (FREDY/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *