background img

PENGOBATAN NAYLA TERHADANG BIAYA

4 years ago written by

Balikpapan – Balita Nayla Fedhelia Putri mengalami nasib malang. Bayi mungil berusia 1 tahun 8 bulan ini menjadi korban keteledoran ibunya saat merebus air 6 Oktober lalu. Luka bakar 75 persen menyelimuti tubuhnya. Kini ia terus merintih di ruang Flamboyan D1 RSUD Kanujoso Djatiwibowo, Balikpapan.

Ironinya, ternyata anak tunggal ini belum memiliki identitas atau akta kelahiran. Akibatnya, Nayla tidak bisa mendapatkan BPJS Kesehatan agar biaya pengobatannya bisa teratasi. Nayla sudah menjalani operasi tiga kali, namun tindakan medis selanjutnya masih terhadang biaya. Sejauh ini seluruh ongkos pengobatan Nayla mengharapkan belas kasih dari masyarakat. Ibunya tak bekerja, sementara ayahnya Jeniadi seorang pengamen jalanan.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Chairil Anwar saat ditemui KPFM di kantornya Selasa (18/10), menyarankan agar orang tua Nayla segera mengurus Akta Kelahiran dan Kartu Keluarga yang prosesnya sebenarnya tidak sulit dan gratis. “Masih banyak masyarakat yang belum menyadari bagaimana pentingnya sebuah identitas keluarga, terutama akta dan kartu keluarga,” jelas Chairil.

Istri Walikota Balikpapan Arita Rizal Effendi yang sempat menjenguk Nayla menghimbau kepada masyarakat Balikpapan agar sadar akan pentingnya mengurus administrasi kependudukan, seperti Akta Kelahiran dan Kartu Keluarga agar bisa untuk mengurus ijazah dan BPJS. (RARA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *