background img

PENANAMAN NILAI PANCASILA SETAHUN SEKALI TAK EFEKTIF

3 years ago written by

Balikpapan – Masih memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni, PT Angkasa Pura I (Persero) Balikpapan menggelar diskusi dengan tema ‘Saya, Indonesia. Saya, Pancasila’ di terminal keberangkatan Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Jumat (2/6).

General Manager Angkasa Pura (AP) I Balikpapan Pujiono mengatakan, diskusi seperti ini digelar serentak di seluruh bandara Indonesia dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila sebagai wujud tindaklanjut apa yang sudah diinstruksikan Pemerintah Pusat untuk menggali kembali nilai-nilai Pancasila.

Menurutnya, acara perdana di bandara SAMS Sepinggan ini penting dilakukan khususnya untuk generasi muda. Dengan mengamalkan nilai-nilai Pancasila tersebut diyakini bisa mempertahankan kesolidan di tengah kondisi Indonesia yang mengkhawatirkan.

“Saya pribadi sangat setuju dengan kegiatan ini. Karena jika dilihat generasi muda sekarang ini sangat krisis oleh nilai-nilai Pancasila. Berbeda pada generasi tua seperti saya yang saat itu nilai Pancasila menjadi darah daging, apalagi background saya tentara,” katanya saat diwawancarai KPFM usai acara.

Pihak AP I Balikpapan sengaja menggelar acara diskusi ini di tengah terminal keberangkatan agar yang hadir tidak hanya karyawan AP I Balikpapan, khususnya yang masih muda, tetapi juga calon penumpang yang ingin berpartisipasi.

“Tempat ini kan menjadi publik area. Jadi diskusi ini bisa diikuti oleh siapa saja dengan tujuan agar menjadi suatu semangat untuk membangun Pancasila,” ujar Pujiono.

Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Balikpapan Astani yang hadir sebagai narasumber diskusi mengatakan, kegiatan diskusi semacam ini penting dilakukan. Bahkan tidak hanya pada peringatan Hari Lahir Pancasila, tetapi juga pada hari-hari lainnya. “Penanaman nilai-nilai Pancasila kalau hanya setahun sekali memang tidak efektif. Paling tidak, dalam rangkaian aktivitas kita sehari-hari itu harus selalu menggaungkan nilai-nilai Pancasila. Di antaranya adalah berlaku sopan santun, tidak memaksakan kehendak, saling menghormati antar umat beragama, tidak membeda-bedakan suku dan ras, serta tidak boleh melanggar hak azasi orang lain. Dengan begitu akan tercipta suatu kehidupan yang harmonis dan damai,” paparnya.

Astani juga mengimbau kepada masyarakat Balikpapan agar selalu menggelorakan semangat Balikpapan Kubangun, Kujaga, dan Kubela. (RARA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *