background img

PEMKOT KURANG OPTIMAL GENJOT PAD

4 years ago written by

Balikpapan  – Pemerintah Kota Balikpapan dinilai kurang optimal dalam menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal ini disampaikan oleh Ketua Fraksi PDIP DPRD Balikpapan Budiono. Menurutnya, target PAD di APBD 2016 yang awalnya sebesar Rp 555,9 miliar dan direvisi menjadi Rp 555,88 miliar masih terlalu kecil. Padahal, potensi PAD di Kota Balikpapan bisa mencapai Rp 1 triliun.

Belum optimalnya penggalian sumber PAD itu lantaran masih ada beberapa sektor yang belum dimaksimalkan, baik pengelolaan maupun eksekusi perolehan pendapatan. Budiono mengatakan, dari hasil investigasi dan kajian Fraksi PDIP DPRD Balikpapan, saat ini masih terdapat kebocoran dan mismanajemen dalam pengelolaan pajak daerah. Contohnya pajak hiburan. Target PAD pajak hiburan di APBD 2016 hanya sebesar Rp 18 miliar. Sedangkan menurut pandangan Fraksi PDIP, potensinya bisa mencapai Rp 100 miliar.

Sementara untuk Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sampai tanggal berakhirnya pembayaran pada akhir September, realisasinya hanya sekitar Rp 60 miliar. Perolehan ini jauh dari ditarget APBD 2016 yaitu Rp 75 miliar. “Oleh karena itu, pada Rapat Paripurna 17 Oktober kami menghimbau kepada Pemkot untuk lebih mengoptimalkan PAD dari sektor yang lain. Misalnya dari PDAM dan Perusahaan Daerah,” ujar Budiono kepada KPFM, Senin (17/10). (ARIYANSAH/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *