background img

PEMKOT BENTUK POSKO SIAGA BENCANA

7 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Cuaca ekstrem yang melanda Kota Balikpapan akhir-akhir ini diperkirakan bakal masih terjadi hingga beberapa waktu ke depan. Dampak cuaca ekstrim ini pun menyebabkan sebagian wilayah di Balikpapan dilanda bencana longsor dan banjir.

Menyikapi hal itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan bersama unsur Muspida menggelar rapat koordinasi kebencanaan di ruang VIP Pemkot, Selasa (7/1).

Rapat dipimpin langsung oleh Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi. Dihadiri oleh pimpinan TNI-Polri seperti Kapolresta, Dandim, Danlanud, Danlanal, Basarnas, BMKG, hingga unsur OPD terkait.

Dalam rapat tersebut, Wali Kota bersama peserta rapat bersepakat akan mendirikan posko di daerah rawan bencana. Baik longsor, banjir, pohon tumbang dan musibah lainnya.

“Menyikapi musibah kebencanaan kita juga antisipasi. Rencananya kami akan buat posko di titik-titik bencana. Misalnya di Balikpapan Kota itu Prapatan. Barat itu Baru Ilir dan Baru Ulu,” kata Rizal usai rapat.

Posko tersebut nantinya akan diisi oleh unsur BPBD, Bhabinkamtibmas, Babinsa, hingga relawan kebencanaan. Kemudian untuk merealisasikannya, Pemkot menggunakan anggaran kebencanaan dan kedaruratan. Berapa besaran anggaran masih dalam tahap pengkajian instansi terkait.

“Kita bisa gunakan anggaran dari kebencanaan dan darurat. Tapi kan ini masih dalam tahapan kajian. Nanti kalau sudah ada posko itu enak, bisa koordinasinya cepat sehingga tanggap daruratnya juga bisa cepat,” ujar Rizal.

Disinggung soal berapa banyak titik lokasi rawan bencana, Rizal menyebutkan jika titik banjir dan longsor ada sekitar 35 titik. Namun jumlah tersebut dinilai mengalami penurunan setelah adanya perbaikan drainase di sejumlah titik. Di mana tahun sebelumnya terdapat 50 lebih titik banjir.

“Kalau saya rasa menurun. Dua tahun berturut-turut terus mengalami penurunan. Sebab melihat data dari BPBD kan saat ini ada 35 titik dari sebelumnya di atas 50 lebih,” ungkapnya.

Terpisah, Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Turmudi mengatakan, pihaknya siap membantu pemerintah dalam hal personel. Pasalnya diakui pihaknya tidak memiliki alat yang lengkap seperti BPBD. Namun dirinya meminta jajarannya membantu dengan kemampuan maksimal untuk cepat tanggap membantu musibah yang terjadi.

“Kalau kami siap membackup teman-teman BPBD di lapangan. Memang peralatan kami tak selengkap dari BPBD, tapi kami berusaha maksimal membantu penanganan bencana,” ucapnya. (FREDY JANU/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *