background img

PEMBELI PASAR BLAURAN LESU

3 years ago written by

Balikpapan – Geliat perekonomian Balikpapan yang belum menggembirakan, membuat daya beli masyarakat menurun. Hal itu sangat dirasakan para pedagang di Pasar Blauran Klandasan, jalan Jenderal Sudirman. Omzet penjualan mereka terus menurun, bila dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Hal ini diakui salah satu pedagang celana jeans Salim (40) yang berjualan di pasar tersebut. “Saya berjualan di sini setiap bulan Ramadhan. Sekitar seminggu puasa, saya sudah berjualan. Dan omzet rata-rata per hari secara keseluruhan adalah Rp3 juta sampai Rp4 juta rupiah. Dan itu menurun dibanding tahun kemarin. Kalau tahun kemarin saya bisa dapat omzet di atas Rp5 jutaan per hari. Memang daya beli masyarakat menurun banget tahun ini,” katanya saat ditemui KPFM, Kamis malam (15/6).

Sama seperti Salim, Ani (36) salah satu penjual sandal kulit juga merasa demikian. Omzet penjualannya menurun drastis dibanding dengan tahun 2015 dan 2016. “Kalau sekarang omzet per hari bisa Rp600 ribu. Kadang juga hanya Rp120 ribu. Kalau tahun 2015 dan 2016 lalu masih lumayan. Omzet penjualan masih dapat Rp2 juta, paling minimal Rp1,8 juta,” keluhnya.

Lesunya daya beli masyarakat tersebut juga dirasakan oleh Amang (28), seorang penjual kaos dan jaket obral. Menurutnya, daya beli jelang Lebaran di pasar tersebut menurun drastis. “Tahun lalu bisa dapat Rp5 juta per hari. Apalagi kalau sudah dekat-dekat hari Lebaran seperti saat ini, bisa lebih dari itu. Kalau sekarang, saya hanya dapat Rp1 jutaan saja per hari,” tuturnya.

Pasar Blauran Klandasan merupakan pasar rakyat segmen menengah ke bawah. Berbagai macam pakaian, aksesoris dan barang-barang kebutuhan masyarakat lainnya dijajakkan di pasar tersebut. (ARIYANSYAH/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *