background img

Pembangunan UPTD Perlindungan Anak Dan Rehabilitasi Sosial Menyesuaikan APBD Kota Balikpapan

4 years ago written by

Balikpapan Р Terkait dengan adanya desakan dari DPRD melalui Komisi IV yang disampaikan oleh Ida Prahastuti kepada Pemerintah Balikpapan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Disnakersos) untuk segera membangun UPTD perlindungam anak dan rehabilitasi sosial. Desakan ini muncul karena adanya kasus perilaku anak menyimpang seperti ngelem, seks bebas dan mengkonsumsi miras.

Mengenai desakan ini, Kepala Disnakersos Tirta Dewi menjelaskan bahwa saat ini pihaknya sudah mempunyai tempat rehabilitasi. Namun, tempat rehabilitasi ini masih memakai gedung Sanggar Legiatan Belajar (SKB) Balikpapan Selatan. Sampai bulan april tahun ini (2016) tercatat sebanyak 16 orang anak yang telah direhabilitasi karena kasus ngelem (Napza). Dan untuk waktu rehabilitasi ada yang sampai 3 bulan lamanya, tergantung pemakaian.

Tirta Dewi juga menambahkan, bahwa pembahasan untuk membangun UPTD perlindungan anak dan rehabilitasi sosial ini sudah ada pembahasan di Disnakersos. Hanya saja untuk pembangunan atau pelaksanaan pembangunaannya masih menyesuaikan dengan keuangan daerah. Karena diketahui bahwa kota Balikpapan sekarang ini sedang mengalami defisit anggaran. (ARIYANSAH/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *