background img

PEMBAHASAN APBD-P DIKEBUT

1 year ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2019 terus dikebut. Dibayang-bayangi jadwal pelantikan anggota DPRD Balikpapan yang hanya tinggal menghitung hari, pembahasannya pun dilakukan hingga malam hari.

Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh membenarkan hal itu. Dikatakannya, pembahasan tersebut memang harus dikebut. Dalam rapat pembahasan masing-masing OPD bergantian memaparkan semua rencana kegiatannya di APBD-P hingga tengah malam.

“Pembahasannya sampai tengah malam, karena waktunya sudah sangat mepet. Dalam Peraturan Presiden (Perpres) mengatur jika dua minggu sebelum pelantikan anggota DPRD harus selesai,” kata Abdulloh, Jumat (2/8).

Usai pembahasan APBD-P, pihaknya mengaku masih melakukan maraton pembahasan APBD murni. “Belum selesai ini, masih banyak lembur,” ujar orong nomor satu di lingkungan DPRD Balikpapan itu.

Sementara Wakil Ketua DPRD Balikpapan Thohari Azis, ketika ditanya pengalokasian anggaran prioritas menyebut jika bidang pendidikan jadi atensi dan mendapat perhatian penuh dari legislator Balikpapan.

“Kemudian bidang kesehatan dan penanganan banjir. Itu yang masih jadi problem. Makanya jadi prioritas di APBD Murni nanti,” ungkapnya.

Di bidang pendidikan, lanjut politisi PDIP itu, polemik soal sistem zonasi sekolah jadi tema hangat saat pembahasan anggaran.  Karena terdapat siswa yang tidak dapat sekolah akibat sistem ini.

“Kasihan kita melihat masyarakat akhirnya ada yang masih nggak dapat sekolah. Ada juga yang dapat sekolah tapi jaraknya jauh. Ini akibat sistem zonasi,” ucapnya.

Soal ini, ia menegaskan jika Dinas Pendidikan harus punya kajian mengenai sekolah yang mau ditambah di Balikpapan. Mulai dari penentuan lokasi, hingga koordinasi dengan Dinas Kependudukan soal data kependudukan di seluruh kelurahan di Balikpapan. “Ke depan fokus pendidikan. Jadi atensi,” tandasnya. (FREDY JANU/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *