background img

PEDAGANG PASBAR MENGADU KE DEWAN

5 days ago written by

 

KPFM BALIKPAPAN – Puluhan perwakilan pedagang pasar tradisional di kawasan Pasar Baru (Pasbar) mendatangi gedung DPRD Kota Balikpapan untuk mengadukan sikap dari manajemen PT. Hasta Kreasi Mandiri yang menutup jalan masuk pasar.

Salah seorang perwakilan pedagang pasar, Nurdin Ismail mengatakan, para pedagang merasa dirugikan dengan tindakan yang dilakukan oleh manajemen PT. Hasta Kreasi Mandiri yang menutup jalan masuk pasar baru square.

“Seharusnya manajemen PT. Hasta Kreasi Mandiri membantu meramaikan pasar dan membuat program kerja, bukan malah menutup akses jalan masuk ke Pasar Baru Square, yang membuat pasar menjadi semakin sepi,” katanya dalam rapat dengar pendapat dengan DPRD Kota Balikpapan, Selasa (15/9).

Ia menjelaskan, saat ini ada sekitar 500an pedagang yang berjualan di kawasan Pasar Baru Square, yang statusnya secara sah telah dibeli dan memiliki Kartu Tanda Bukti Hak Pemakai Bangunan (KTBHPB) yang berlaku hingga bulan November 2034 mendatang.

“Pasar Baru Square adalah aset milik Pemerintah Kota Balikpapan, kami memohon kepada DPRD Kota Balikpapan untuk mengawasi aset tersebut, jangan sampai digunakan untuk kepentingan bisnis,” jelasnya.

Permasalahan ini, menurutnya, telah dilaporkan oleh perwakilan pedagang ke Polda Kaltim. Manajemen PT. Hasta Kreasi Mandiri dilaporkan atas dugaan penipuan yang menyebabkan kerugian kepada sejumlah pedagang, karena telah menutup akses jalan masuk Pasar Baru Square yang merugikan ratusan pedagang. Sesuai dengan pemberitahuan penyidikan nomor 180/VI/RES/1.11/2020/Ditreskrimum.

“Pihak PT. Hasta Kreasi Mandiri telah mengakui dan mencoba untuk berdamai, namun sampai saat ini kami masih menunggu tindak lanjutnya,” jelasnya.

Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Sabaruddin Panrecalle mengatakan, pihaknya telah melakukan mediasi antara manajemen PT. Hasta Kreasi Mandiri dengan perwakilan pedagang untuk menindaklanjuti persoalan tersebut.

Selanjutnya, pihaknya akan meminta kepada pemerintah kota agar menindaklanjuti laporan para pedagang tersebut sehingga tidak ada pihak yang dirugikan.

“Kami sudah minta kepada Satpol PP untuk menindaklanjuti, kita tunggu saja,” jelasnya.(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *