background img

PASTIKAN A3 PADA PERTOLONGAN PERTAMA

1 year ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Pertolongan pertama saat terjadi kegawatdaruratan di rumah tangga dibahas pada segmen Interactive Healthy Care (IHC) bersama Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB) di program Karir dan Keluarga (KK) radio KPFM 95.4 Mhz Balikpapan, Jumat (28/6). Talkshow dipandu Elyana Sesil itu menghadirkan nara sumber Koordinator Training Center RSPB Muhammad Amril SKep Ns, dan Humas Aditya Yorinda.

Dalam perbincangan itu disebutkan bahwa, sering terjadi banyak hal tentang risiko gangguan kesehatan di rumah. Seperti terluka, jatuh bahkan tersengat listrik. Yang terjadi di masyarakat saat ini masih sering keliru untuk pertolongan pertama pada korban.

“Sering kami temukan korban luka bakar yang diolesin pasta gigi, mentega, bahkan kopi. Padahal pertolongan pertama untuk korban luka bakar adalah memberikan air mengalir kurang lebih 5 menit atau hingga rasa panasnya berkurang agar tidak terjadi infeksi atau hal lainnya,” ucap Muhammad Amril yang juga instruktur bersertifikat AGD 118 dan BNSP.

Selain luka bakar, lanjutnya, korban jatuh terguling pun juga harus diperhatikan cara pertolongan pertamanya. “Jangan langsung diberikan air minum saat korban baru saja terjatuh, tetapi lihat kondisinya. Apakah menangis atau tersengal-sengal nafasnya. Jika menangis, berarti saluran pernafasannya baik. Yang bahaya adalah jika terlihat susah bernafas. Perhatikan juga posisi korban saat kita akan mengangkatnya, apakah ada cidera pada leher atau tidak,” ujar pria yang sudah 17 tahun ini berprofesi sebagai perawat.

Ia mengatakan, pastikan A3 yaitu Aman Diri, Aman Lingkungan dan Aman Pasien/Korban. “Jika tiga hal itu sudah kita lakukan, kemungkinan terjadi kesalahan dalam tindakan itu berkurang. Tentunya semua tidak boleh ada yang panik. Ajak ngobrol korban agar kita tahu kesadaran korban dan yang paling penting adalah jalan nafasnya,” ucap paramedis yang akrab disapa Nurse Amril ini.

Ditambahkannya, hal terpenting saat terjadi gawat darurat di rumah adalah, tidak panik dalam melakukan pertolongan pertama, serta adanya perlengkapan P3K, untuk tindakan sebelum dibawa ke Rumah Sakit. (SESIL/KPFM)

Article Categories:
News · Talkshow

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *