background img

PASIEN SEMBUH BERTAMBAH

1 week ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Perkembangan penanganan virus Corona atau Covid-19 di Kota Balikpapan terus membaik. Jumlah daftar pasien yang terkonfirmasi sembuh terus bertambah. Ada 33 pasien. Setelah dua orang pasien hari ini kembali dinyatakan sembuh.

“Dari 27 hasil swab yang kita terima, dua di antaranya adalah hasil swab terhadap dua pasien positif yang sudah dua kali negatif hasilnya, jadi bisa diperbolehkan pulang,” kata Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan dalam kegiatan jumpa pers di Halaman Kantor Wali Kota Balikpapan, Kamis (21/5).

Menurutnya, berdasarkan hasil 27 swab yang diterima dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya, dua di antaranya merupakan hasil swab terhadap pasien positif yang hasilnya kembali negatif.

Pasien tersebut diperbolehkan meninggalkan rumah sakit dan pulang ke rumahnya, setelah dua kali berturut-turut hasil swab negatif.Lalu, ada tiga hasil swab pasien positif yang dinyatakan positif sehingga masih harus menjalani perawatan di rumah sakit.

“Ada 3 kasus swab ulangan akan tetapi masih positif jadi belum bisa meninggalkan rumah sakit, dua kasus swab ulangan pertama negatif. Kemudian ada satu swab positif dan hasil ulangan masih positif,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan jumlah daftar Orang Tanpa Gejala (OTG) saat ini tercatat mencapai 156 orang, ada penambahan sebanyak 15 orang dibanding hari sebelumnya. Sedangkan daftar Orang Dalam Pemantauan (ODP) saat menjadi 388 orang, bertambah 8 orang dari hari sebelumnya.

“Spesimen yang kita tunggu masih banyak ada 47 di BBLK, meski dua tempat sudah buka TCM dan PCR. Rata-rata swab OTG masih kita kirim,” jelasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarti yang akrab disapa Dio menambah, dua pasien yang sembuh tersebut masing-masing adalah seorang perempuan berusia 58 tahun yang sudah dirawat cukup lama di rumah sakit, sekitar 49 hari. Pasien diinformasikan terpapar virus Corona setelah memiliki riwayat ke Jakarta. “Pasien ini cukup lama dirawat,” ujarnya.

Sedangkan pasien yang satunya, merupakan seorang perempuan yang berusia 43 tahun yang dilaporkan tidak pernah melakukan perjalanan ke luar daerah atau transmisi lokal.(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
Uncategorized

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *