background img

PAJAK RESTORAN TERTINGGI SUMBANG PAD BALIKPAPAN

4 years ago written by

Balikpapan – Di tengah slowdown perekonomian Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Balikpapan tetap optimistis akan mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2016 sebesar Rp 382,5 miliar. Sekretaris Dispenda Balikpapan Andiyansyah Selasa (11/10) mengatakan, hingga saat ini PAD sudah mencapai 78,2 persen dari target, yaitu sekitar Rp 298 miliar.

Dari sejumlah penyumbang PAD sektor pajak, yang menunjukkan peningkatan omzet berasal dari pajak hiburan yang sudah mencapai 86,87 persen, dan pajak restoran sebesar 74,14 persen dari target. Sekalipun kontribusi dari sektor perhotelan ini trennya terus menurun dari tahun ke tahun. Andi menambahkan, pelaku usaha penyumbang PAD tertinggi masih pada pajak restoran, yaitu sebesar Rp 60 miliar. Sedangkan jumlah paling rendah adalah pajak hiburan, hanya sebesar Rp 18 miliar. Namun, justru pajak hiburan pencapaian target pembayarannya tertinggi dibanding lainnya. Yang paling kecil pencapaian target adalah pajak sarang burung walet, hanya 34,96 persen. “Dalam perubahan APBD berikutnya, kita akan menaikkan besaran pajak pada sektor hiburan, karena dinilai berpotensi untuk meningkatkan PAD,” ujar Andi.

Dispenda meminta keterlibatan para pelaku usaha di Balikpapan untuk membantu pemerintah kota meningkatkan PAD dengan cara taat dalam membayar pajak. Sesuai dengan ketentuan yang ada, setiap bidang usaha memiliki pendapatan minimal Rp140 juta/tahun tergolong sebagai pihak Wajib Pajak. Dispenda mengimbau kepada pelaku usaha yang belum memiliki izin untuk segera melapor agar tidak menjadi sasaran penertiban. Andi menambahkan, Dispenda bekerjasama dengan pihak kelurahan juga aktif melakukan pendataan bidang usaha yang tersebar di sejumlah wilayah Balikpapan, sebagai usaha kategori Wajib Pajak. (RARA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *