background img

ODP BALIKPAPAN MENINGKAT

1 week ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Jumlah orang dalam pengawasan (ODP) di Kota Balikpapan terus meningkat setelah enam orang warga Kota Balikpapan dinyatakan positif terjangkit virus Corona atau Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan Dr Andi Sri Jualiaty yang akrab disapa Dio mengatakan, berdasarkan hasil rekapitulasi yang dilakukan oleh DKK Balikpapan pada Rabu 25 Maret 2020, pukul 09.00 Wita, jumlah ODP di Kota Balikpapan tercatat mencapai 801 orang.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan hasil rekapitulasi pada Selasa, 24 Maret 2020, pukul 16.00 Wita, yang tercatat mencapai 676 orang.
“Jumlah terus meningkatkan, dari hasil pengembangan kita dan jumlah pendatang yang ada di Kota Balikpapan,” kata Dio saat diwawancarai wartawan di sela kegiatan penyemprotan disinfektan di Pasar Kebon Sayur Balikpapan, Rabu (25/3).

Menurut Dio, dari 801 orang yang dikategorikan ODP, 69 di antaranya dinyatakan negatif terjangkit virus Corona, karena sudah selesai masa pemantauannya selama 14 hari, sehingga total ODP yang saat ini masih ditangani oleh DKK Balikpapan tercatat mencapai 732 orang.

Terus meningkatkan jumlah ODP di Kota Balikpapan paling besar dipengaruhi oleh jumlah pendatang yang masuk ke Kota Balikpapan, karena berasal dari daerah yang ada hubungannya dengan beberapa cluster penyebaran virus Corona di Indonesia.

Selain itu, peningkatan jumlah ODP di Kota Balikpapan juga dipengaruhi oleh hasil tracking yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan terhadap enam pasien positif di Kota Balikpapan yang saat ini masih menjalani penanganan medis.“Karena kita ini kota pendatang, dengan jumlah pendatang maka ODP kita terus meningkat,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, dari 732 ODP yang ditangani di Dinas Kesehatan termasuk di dalamnya dua orang Komisioner KPU Kota Balikpapan yang terlibat dalam kegiatan KPU RI di Jakarta. Hal ini merupakan tindak lanjut dari hasil pengembangan dua kasus Corona cluster KPU di Kukar dan Bontang.

“Untuk Balikpapan belum ada hasil dari laboratorium, kemarin kita periksa lagi, hasilnya membaik,” jelasnya.Ia mengakui untuk menangani ODP yang terus meningkat, Dinas Kesehatan memang tidak bisa optimal melakukan kunjungan kepada setiap orang yang dinyatakan ODP untuk melakukan pemeriksaan.

Sehingga pihaknya terpaksa melakukan konfirmasi melalui telepon untuk menanyakan kondisi orang yang masuk dalam kategori ODP.
“Karena banyak, ada beberapa kita belum sempat mengunjungi rumah, sehingga kita dipantau melalui telepon untuk menanyakan kondisinya,” terangnya.Sementara itu, untuk jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kota Balikpapan hingga saat ini masih sama dengan hari sebelumnya yakni sebanyak 24 orang.

“Jumlah kasus kita sama seperti kemarin ada 24 kasus, karena ada yang keluar dan ada yang masuk, seperti di RS Siloam 1 keluar ada lagi 1 masuk. Dan sekarang ada lagi 1 pasien di RST (Rumah Sakit Tentara) Hardjanto.Alhamdulillah, RST mulai kemarin sudah bisa menangani pasien Corona,” jelasnya. (MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *